Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Januari 2015

Produk Pemutih dan Saya

Filled under:



Beberapa hari yang lalu saya terlibat percakapan absurd dengan kakak-kakak berkulit putih dan berwajah manis penjual produk pemutih wajah. Saya baru menghabiskan setengah cangkir kopi saya saat itu.
“Bang, ini produk baru… biar kulitnya putih, atau bisa jadi hadiah buat pacarnya..”“Get kak, Teurimong genaseh, pajan pajan teuma beuh…”
Percakapan pendek dan simple itu saya golongkan absurd. Karena saya adalah seorang lelaki, tidak ada kewajiban sosial bagi saya untuk berkulit putih. Dan hadiah buat pacar? Mengapa pula saya harus membuat pacar saya berkulit putih? 

Saya sekilas melirik ke merek produk tersebut, tidak begitu familiar dan saya menyimpulkan bahwa ini produk baru yang sedang promo atau produk MLM yang di jual secara manual tanpa melibatkan embel embel bonus dan ranking (atau memang MLM entahlah). Keyakinan saya bertambah ketika saya mengingat ngingat tidak pernah melihat merek ini di iklan televisi maupun di surat kabar.

Saya mengaduk kopi saya, warnanya hitam pekat. Menyeruputnya pelan.
Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada produk yang di tawarkan kepada saya, saya tiba tiba teringat kepada kepada produk pemutih wajah lain yang iklannya ada di media. Para produsen produk kecantikan khususnya pemutih wajah, semakin lama semakin licik. Cara mereka beriklan pun semakin cerdik. Putihnya kulit di hubung-hubungkan dengan peluang mendapatkan cinta sejati, dengan putihnya hati nurani, dengan kebahagiaan, sampai dengan perebutan jodoh dalam 7 hari !

Dan apa yang terjadi dengan yang kulitnya kurang putih? Alamak… mereka di gambarkan murung, tidak mendapatkan perhatian yang cukup, dan selalu di abaikan sang pujaan hati alias tidak bahagia, sedangkan mereka yang berhasil putih tersenyum sumringah, mendapatkan perhatian, di puji sang pujaan atau singkatnya lebih bahagia.

Membayangkan iklan iklan tersebut, saya mengorek ngorek hidung dan ingatan saya, pernahkan saya mengalami moment dimana saya melihat seseorang ditinggalkan karena kurang putih? Atau pernahkan saya sendiri misalnya, menentukan pasangan saya berdasarkan kadar kecerahan kulit mereka?. Jujur, wanita dengan kulit putih memang lebih menarik, tapi untuk menjadi pasangan hidup bagi saya adalah kenyamana, kecocokan dan kepaduan hati dan jiwa, sesuatu yang tidak bisa di visualkan maupun di verbalkan.

Dan entah dari mana saya tau, bahwa para bintang di iklan pemutih itu memang sudah dari lahir berkulit putih-cerah, di tambah efek make-up dan serba serbi editing-lighting yang membuat siapa saja bisa terlihat seperti apa saja sesuai kemauan sang produser. Dan entah dari mana saya tau bahwa jikapun ada wanita yang membaca tulisan ini mereka akan tetap berlomba lomba untuk terus mengikuti standar cantik masyarakat, di luar batas dari logika mereka.

mereka akan berkata saya munafik. Bahwa perempuan berkulit lebih putih akan lebih mudah mendapatkan pasangan, saya akan menyerapahi mereka jika bahkan sudah punya pasangan, mereka tidak akan henti hentinya berdandan, ke salon dan memutihkan kulit. Pasangan sudah di dapat kok repot? Buat siapa?. Mungkinkah memang sudah kodratnya ?

Mungkin saya terlampau naif, bicara kodrat sudah melibatkan hukum ilmiah memetika dan genetika wanita yang wewenang ilmiahnya tidak saya punya, saya tidak paham sama sekali tentang memetika dan genetika. Bahkan di SMA saya ambil jurusan IPS.

Sebagai mahasiswa Sosiologi, saya hanya tau masyarakat adalah system mutlak yang menghalalkan segala untuk mempertahankan eksistensinya. Eksistensi yang merupakan main quest manusia adalah : Kelangsungan Hidup dan Replikasi diri. Mungkin saja, bagi kaum hawa quest tersebut diterjemahkan sebagai kompetisi keamanan dan kepastian bagi dirinya dan keturunannya.. atau di singkat : menjadi yang terkuat agar berpeluang besar meneruskan keturunan, hmmm.. 

Tafsiran ‘kuat’ tentu saja berkembang dari masa ke masa. Jika ‘Kuat’ di zaman batu di artikan cerdik dan tangkas serta mampu menghadapi ancaman predator dan ‘Cantik’ diartikan subur dan mampu beranak banyak, maka ‘Kuat’ di zaman sekarang adalah kepemilikan asset dan jaminan finansial, ‘Cantik’ adalah berdada-pinggul besar, berkulit putih, berdandan seksi, cerdas, dan seterusnya. Inti nya tetaplah sama : Keamanan dan Keberlangsungan Hidup.

Ah, barangkali ini lah mengapa manusia menjadi makhluk paradoks. Manusia adalah konflik yang berjalan di atas dua kaki, dari sejak bangun tidur hingga tidur kembali..



-

Posted By UnknownJumat, Januari 16, 2015

Minggu, 27 Oktober 2013

Sekali Sekali Mahasiswa memang perlu di Gampar !

Filled under: ,,




I made Andi Arsana adalah seorang dosen yang baru baru ini menghebohkan jagad raya dunia maya dengan tulisan pedasnya terhadap mahasiswa. tulisan tulisan ini tidak berbentuk karya tulis ilmiah ataupun essay, hanya saduran yang di EYD-kan dari kultwit kultwit beliau.
saya juga sempat di buat kaget dengan "tamparan" yang di berikan pak Made, nyatanya memang sebagian saya alami sendiri sebagai mahasiswa, dan jujur saya merasa sangat malu pada diri saya sendiri. demikian karena saya tidak ingin malu sendiri, maka saya bagikan pula tamparan sayang dari seorang dosen terhadap mahasiswanya, cekidot ! ups.. check it out..! hehehe


Sekali Sekali Mahasiswa memang Perlu di Gampar 

  1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
  2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cumatwitteran saja sampai lulus nanti.
  3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
  4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu!
  5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
  6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup :)
  7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
  8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
  9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay!
  10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!
  11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
  12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong samamanusia!
  13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kantor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
  14. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
  15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
  16. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus :)
  17. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
  18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetekbegitu sih?!
  19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani sama Amerika kalau kamu diskusisama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap :)
  20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal :)
  21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
  22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
  23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
  24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
  25. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!
  26. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia :)
  27. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang tidak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya :)
  28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
  29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya :D
  30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing? :)
  31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!


Posted By UnknownMinggu, Oktober 27, 2013

Senin, 01 Juli 2013

Aneuk Nanggroe, Kita kah ?

Filled under: ,

Aceh, Bangsa mulia. Bangsa yang memperjuangkan Syariat Islam. Bangsa yang tidak takut berkorban nyawa demi agama. torehan dan predikat tersebut sudah menjelma dalam setiap benak aneuk nanggroe. Syair Prang sabii adalah lagu sehari hari, Rencong di pinggang dan Alquran di tangan. tak segan segan berlakon pungoe menyerang pos pos penjagaan belanda sendirian, bermodal bambu runcing dan iman di dada. itulah gambaran Aneuk Nanggroe Aceh. Dulu.





Saya mencoba berani membuka mata, melihat anak bangsa sekarang, melihat saya sendiri yang tak pernah absen mengikuti detik demi detik pergantian tahun, hanya untuk menunggu jam menunjukkan tepat pukul 00 : 00  tanggal 1 Januari. atau saya dan Anak anak bangsa yang menabung sebulan demi membeli bantal berbentuk hati berwarna merah muda dan coklat bertulisakan "Happy Valentine" untuk sang pacar.

tapi saya, anak bangsa meugah dan teulebeh ateuh rueng donya ini, jarang sekali terbangun tengah malam untuk ber tahajjud, jarang sekali saya anak bangsa ini berjuang memperoleh kemuliaan lailatul qadr, Jarang sekali anak bangsa ini Bersedeqah, bahkan anak bangsa ini, seringkali lupa pada kewajiban seorang muslim.

Menyambut Ramadhan, saya melihat saya sendiri dan anak anak bangsa, berpesta pora, beriuh riuh di pantai, di kedai kedai, bahkan di halaman rumah kami sendiri. gelak tawa tak terbendung, kami anak bangsa ini berlaku seperti tak akan dapat menikmati "kebebasan" ini nanti ketika kami berpuasa, kami bersembunyi di balik kata " menyambut datangnya ramadhan", kami ingin terlihat seperti orang yang bahagia dengan datangnya Ramadhan. entahlah, apakah kami benar benar bahagia, ataukah kami takut. namun kami lebih takut untuk mengakuinya.


Pantaskah menyebut diri Aneuk Nanggroe? Bijeeh pahlawan?

Anak bangsa, Kita adalah penerus bangsa mulia ini, kita tidak akan menodai tanah yang pernah merah oleh darah para Indatu dan teungku teungku. Tidak akan pernah kita  mengkhianati mereka.

Tidak akan pernah !

Posted By UnknownSenin, Juli 01, 2013

Kamis, 27 Juni 2013

Sebuah Zia Sebuah Cerita

Filled under: ,






" Zia? koq kayak nama cewek ya ? "


Ya demikianlah sodara sodara, pertanyaan semacam itu sudah 1.876 kali ane dengar, mungkin diantara sobat blogger yang nggak kenal ane, pasti nyangkanya ane ne kaum hawa. sama sekali tidak sodara sodara, ane lelaki tulen. sumpah!!


padahal banyak juga cowok yang namanya zia, sebut aja misalnya.. hmm...Zia muntazar (ane), Ziauddin, Ziainuddin, Ziakaria, Ziahruddin... kalo cewek yang namanya zia kan dikit, palingan kalo pake zia, yaa.. Zia Ulfah, Zia Rahmah, Ziana, Zia apaa lagi misalnya..

yang jelas zia itu nama untuk kaum adam, entah kenapa kaum hawa juga ikut ikutan. bikin nyesek aja.

yang paling parah, waktu ane masuk Mtsn 1 Banda Aceh di absennya jenis kelamin ane "P" (perempuan?). WTH pak kepala sekolaahh?!! tega sekali anda menjatuhkan harkat dan martabat kelaki lakian saya di depan ribuan warga ?! apa kata emak bapak saya di kampung?? selama setahun pertama sekolah ane menyandang jenis kelamin "P", kalo ada guru guru ngabsen, pas manggil nama ane liatnya ke barisan cewek. sakit. nyesek, ane patah semangat. ane minta ganti absen, katanya ga boleh, buat menghemat anggran sekolah. 

Pak kepala sekolah, waktu mu sudah habiss, hartamu akan habiss , anak buahmu sudah habiss !! ini kan gaya kamuuu !! kamu akan hancurrr... demi Kii-aaann....**brak brak brak**. 

Pak kepala sekolah. LO- GUE- END !!

Tahun 2009 ane baru bikin FB gan, tau FB.. FB itu Facebook, buat yang belom tau. di situs jejaring sosial ini, ane kembali di buat hancur dan terluka. baru hari kedua ane main Fesbuk, ada cowok, namanya s**f**din, nge-chat ane..

   " Hy, cewek... kenalan dunkz... "


Ane ga bales gan, ane matiin laptop. nangis.


dan ternyata kejadian itu nggak cuma sekali gan, berkali kali, walopun ane udah masang PP yang paling macho sekalipun, tetep aja ada yang tega ngancurin hati ane. dunia emang kejam gan, ga dunia nyata ataupun dunia maya.

mulai detik itu, 

FACEBOOK. LO-GUE-END !!

demikianlah, nama zia ini memberikan sejuta arti dalam sebuah cerita kehidupan ane gan.. tapi ane tetap bersyukur, karena nama ini pemberian orang-tua ane, artinya kereen loh gan, Zia itu artinya  "Cahaya" dan Muntazar itu "yang di tunggu". sedap kan?


Segitu aja gan, makasih yang udah mau mampir, 
Selamat Sore , dan tetap GoBlog !!

Posted By UnknownKamis, Juni 27, 2013

KKN dan sesuatu

Filled under: ,,

Akhirnya nasib mengantarkan ane kemari sobat blogger semua, dari seluruh desa yang termasuk kedalam desa penempatan ane terpilih untuk nga-ka-en di Gampong Baet Mesjid, kecamatan sukamakmur. Kenapa namanya Baet? dan kenapa Mesjid? di namakan baet karena di gampong ini lah dulu **kapannya ga tau** pernah hidup ulama Aceh yang bernama teungku di baet. dan di namakan baet mesjid karena... hmmm, karena ada mesjidnya ! *kamu jenius zia*

Desa baet ini, adalah desa penempa rencong terbesar di Aceh Besar, dan di Aceh, barangkali. hampir semua penduduk baet ngerti, atau paling nggak tau lah proses pembuatan rencong step by step. Menariknya, ilmu menempa rencong di dapatkan secara turun temurun selama beratus ratus tahun. mengapa menjadi menarik? Sobat blogger, Membentuk besi itu nggak sama kayak membentuk lilin. butuh proses dan skill, temperature yang tepat dan keahlian menempa. jika panas api terlalu kuat, api akan mengubah struktur karbon besi sehingga kehilangan daya elastisitas dan menjadi rapuh karena..bla...bla..blaa... **demikian kata rakan satu kelompok, anak teknik..**. Masyarakat baet ini sama sekali tidak tau menau tentang karbon dan sesuatu tentangnya, semua berdasarkan perasaan dan pengalaman. salah satu pande yang ane tanya mengaku mulai membuat rencong sejak usia 12 tahun (buseeett). Para "pande peh sikin" ini menempa rencong tanpa alat alat untuk self- safety, hanya menggunakan tangan hampa.. satu hari, pande ini bisa menghasilkan 2-3 bilah rencong, lengkap dengan gagang dan sarung dari tanduk kerbau.  satu bilah rencong ukuran sedang di hargai 70-90ribu rupiah.

keahlian yang didapat melaui warisan ini juga bisa kita telusuri pada para pembuat kapal ikan di lampulo, pada para pengukir kayu di jepara dan daerah daerah lain di nusantara. bahkan pembuatan pedang terkuat di dunia, katana di jepang yang sampai saat ini belum di ketahui bagaimana penduduk jepang saat itu bisa membuat pedang setajam itu (bisa motong 3 coin logam sekaligus) dengan tekhnologi yang sangat tidak mumpuni pada masa itu. wallahua`lam bissawab.


di KKN ini ane akan berusaha menggali lebih banyak informasi, semoga ane bisa mendapatkan jawaban yang ane cari ini gan...

selamat malam :D dan GoBlog !!


Samurai Jepang jaman Edo

Posted By UnknownKamis, Juni 27, 2013

Jumat, 21 Juni 2013

Inspirasi

Filled under: ,

Saya lagi nggak punya inspirasi buat nulis, entah kemana para inspirasi. hilang bak di telan lumpur lapindo.

dia yang biasa dengan mudah kutemui di tumpukan tugas, koran bekas, toilet, nasi panas, kuburan, lampu merah, kaleng peminta-minta, hujan, asbak, dan toples kuaci. kini se inci batang tubuh pun tak nampak. ah, aku kesepian.

tapi kulihat inspirasi itu tak pernah sepi berada di gedung gedung mewah, di panggung-panggung berkarpet merah. dan sorotan lampu cerah. dan jika sesekali kupanggil, ia pura pura tak melihat, menutup telinga dan berlagak tidak kenal.

mungkinkah ia sudah bisa di bayar, sudah bisa berlangganan perbulan.

" Segeralah Berlangganan inspirasi, perbulan dua juta…bersedia di antar ke rumah " , mungkin begitu ia menjual dirinya.



……fiuh, sinting!

Posted By UnknownJumat, Juni 21, 2013

Matahari diapit dua gunung dan jalan menuju gunung menurut Sosiologi

Salam sahabat Blogger, dan sahabat sosiologi

Waktu saya masih pitik dan dalam masa paling imut dulu di TK sampai SD, saya pernah dapat pelajaran ngegambar sama guru saya di TK. 
" Sekarang kita gambar segitiga ya..." teriak bu guru , saya pun dengan bloonnya ngikutin... . terus kita gambar mataharinya, matahari dimana anak anak ? tanya si guru TK, kami pun koor jawab. . . " di langit buukk..." (dimana lagi emang)
demikian tutorial menggambar saya di TK . hasil karya saya sama temen temen di pampang di dinding,. dan bisa di tebak, hasilnya samaaaa semua. yang ngebedain warna gunung sama warna sawahnya doank. 

Saya yakin sobat sobat juga pernah ngalamin hal semacam itu. but, its relevant. setelah sekian tahun berjalan, kita sudah tidak lagi mempertanyakan ada apa dengan dua gunung runcing yang menjepit matahari serta sawah di seberang jalan dengan rumah absurd di sisi lain.

Kreatifitas di negeri ini. mengkhawatirkan.



beginilah kira kira...


Walaupun nyaris kadaluarsa, Sebagai mahasiswa di bidang sosiologi saya mencoba untuk membedah fenomena ini semampu saya. dalam hal ini saya akan menggunkan pisau bedah terupdate dari Tallcot Parsons. yang sebelumnya di tempa oleh auguste comte dan di asah emile durkheim. yupss. Struktural Fungsional. teori yang paling seram dalam sosiologi (menurut saya). dan teori Interaksionalisme Simbolik.

Teori Struktural Fungsional., di kembangkan dengan mengacu pada analogi organismik tubuh manusia. yang saling mendukung dan membutuhkan organ organ lainnya untuk bekerja. bagian bagian ini punya tugas masing masing untuk membuat sistem menjadi seimbang. sehingga jika ada yang absen jalanin tugas, akan merusak keseimbangan sistem. dalam istilah sosiologi kita sering sebut dengan chaos.

menurut Parson, ada 4 komponen penting dalam teori SF ini. A-G-I-L , Adapt=sistem sosial selalu berubah dan menyesuaikan diri dengan keadaan yang di butuhkan,
Goal Attainment=Tujuan Bersama,
Intergration=Sistem sosial cenderung bertahan pada status equilibrium dan seimbang, dan
Latency= sifat mempertahankan interaksi  yang relatif tetap, dan penyimpangan di respon dengan memperbaharui kesepakatan.

yang terjadi dalam fenomena pendidikan usia dini tersebut adalah injeksi pemikiran yang berorientasi equilibrium,. pelajar takut untuk menunjukkan sisi kreatifitasnya. semuanya di usahakan agar sesuai dengan Buku diktat dan apa yang dicontohkan oleh Guru.

dia tidak dapat menarik kesimpulan sendiri dan lebih banyak meniru bahwa yang banyak adalah yang benar. padahal tidak ada yang salah dan benar dalam menggambar. anak dalam usia ini cenderung tidak berani untuk berkreatifitas dan "berbeda" dari lingkungannya. takut gambarnya di cap jelek dan ketakutan mengeluarkan ide ide tersebut tertanam sampai dewasa-tua.


Secara sederhana, Interaksionalisme simbolik. pertukaran/interaksi dengan cara bertukar simbol simbol yang telah memiliki makna juga terjadi pada fenomena ini. 

yang terjadi dalam fenomena pendidikan usia dini tersebut adalah injeksi pemikiran yang berorientasi equilibrium,. pelajar takut untuk menunjukkan sisi kreatifitasnya. semuanya di usahakan agar sesuai dengan Buku diktat dan apa yang dicontohkan oleh Guru.

dia tidak dapat menarik kesimpulan sendiri dan lebih banyak meniru bahwa yang banyak adalah yang benar. padahal tidak ada yang salah dan benar dalam menggambar. anak dalam usia ini cenderung tidak berani untuk berkreatifitas dan "berbeda" dari lingkungannya. takut gambarnya di cap jelek dan ketakutan mengeluarkan ide ide tersebut tertanam sampai dewasa-tua.

Perspektif interaksi simbolik berusaha memahami perilaku manusia dari sudut pandang subjek. Perspektif ini menyarankan bahwa perilaku manusia harus dilihat sebagai proses yang memungkinkan manusia membentuk dan mengatur perilaku mereka dengan mempertimbangkan ekspektasi orag lain yang menjadi mitra interaksi mereka. 

Anak adalah Subjek dengan guru dan teman temannya sebagai mitra interaksi. expectasi yang muncul ketika menggambar adalah berusaha sama persis dengan apa yang di contohkan oleh guru. pertimbangan ini, membesarkan anak dalam ketakutan keluar dari tempurung. hampir sama dengan bedahan Struktural Fungsional dalam komponen integracy di atas.


Semoga Bermanfaat. Sekian. 
mohon kritik dan sarannya :)


(ZM)

Posted By UnknownJumat, Juni 21, 2013

Rabu, 24 April 2013

Sepakbola dan Identitas Baru

Filled under: ,




Dulu sekali, Guru IPS saya di MIN Indrapuri sering menceritakan tentang sejarah bangsa indonesia dari sejak para pelaut portugis yang berlayar di lautan ganas, terombang ambing di pusaran pusaran samudra hingga akhirnya mereka sampai ke selat malaka dan berlabuh di Aceh. Malaka saat itu adalah Pelabuhan tersibuk di dunia, bahkan lebih sibuk dari Pelabuhan Muara sungai Yangtse di Shanghai. Adalah Alfonso Alberqueque yang memimpin armada armada super megah tersebut, dalam waktu sesingkat dua tahun pelabuhan strategis itu akhirnya di kuasai oleh Alfonso and the gank. perjalanan Alfonso saat itu adalah untuk menyiarkan misi layaknya bangsa bangsa Eropa lainnya, iya... 3G (Gold, Glory and Gospel)


Sekitar 5 Abad kemudian, seorang portugis lain bernama Christiano Ronaldo mengulang kehadiran alfonso di ujung paling barat Soematra. tentu dengan cara yang berbeda. bang Do tidak perlu berlama lama di kapal yang bau amis, terombang ambing berbulan bulan dan berhadapan dengan makhluk makhluk semacam jack Sparrow atau Davy Jones, atau paling parah bertemu dengan Edwar Newgate (Onepice Fans Will Know..hehehe). Bang Do cuma perlu duduk santai di dalam pesawat sambil Makan Singkong bersama pramugari pramugari yang aduhai..


Tujuannya pun lain, tujuan bang Do ke tanah Nanggroe adalah untuk bertemu dengan Martunis. siapakah Martunis? Fujiko Fujio dan Eichiro Oda adalah Martunis (nyan Kartunis!!). hehehe, back to topic.


Martunis adalah seorang anak Aceh yang survive dari bencana Smong tahun 2004 (masih ingat kan?). Ia di temukan wartawan sebuah media Inggris setelah 19 hari berada di tengah tengah lautan yang jauh dari rumahnya. saat ia di temukan, ia sedang memakai kaos timnas portugal. media inggris membawa kabar itu ke Eropa. Simpati dari masyarakat portugis, juga beberapa selebriti dunia seperti Celine Dion dan Madonna segera mengalir. selain mendapatkan bantuan Uang dan tiket nonton Timnas Portugal, juga Kunjungan Ronaldo ke tanah kelahirannya. kostum nasional portugal, Bajakan, telah membawa keberuntungan untuk martunis yang habis di timpa musibah.



Pertanyaannya kemudian adalah kenapa seorang Martunis, yang lahir dan tumbuh  di Aceh, yang tak pernah ke Portugal, dan bukan keturunan Portugis, bisa memakai kostum tim nasional Portugal? Bukankah semestinya Martunis memakai kostum tim nasional Indonesia atau Persiraja Banda Aceh, atau PSAB Aceh besar, atau IPPEMINDRA FC alih-alih tim Portugal.


Martunis memakai kaos timnas Portugal karena ia memang mengidolai tim nasional Portugal. Sama seperti sejumlah teman Kampus saya yang mengidolai klub-klub dari Eropa dan memakai kostumnya. Sama juga dengan orang Sekret IPPEMINDRA yang mengidolai Barcelona, Real Madrid dan AC MILAN (paling banyak fans)



Sebenarnya apa yang terjadi sehingga tim itu-itu bisa diidolai orang-orang yang berjarak ribuan kilometer dari stadion mereka? Mari sejenak menilik ke belakang. Kalau dulu timnas Italia di era Mussolini adalah cuma milik rakyat Italia, maka sekarang Pemuda meureu pun berhak ikut tertawa saat Timnas Italia menang dan bersedih kalau Timnas Italia kalah. Pemuda Meureu itu tak perlu pernah singgah di San Siro, atau memiliki ikatan lainnya dengan kota-kota itu, mereka hanya perlu menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di televisi untuk menggilai sebuah tim. Dapat disebut bahwa distribusi emosi dalam sepakbola saat ini batasnya tak lagi jelas. Dimanapun berada, betapa jauhpun dari muasal tim idolanya, setiap anak manusia bisa mengikatkan emosinya pada tim-tim itu, yang lalu dimanifestasikan dengan dukungan dan pembelaan.  
Secara demikian, bisakah disebut bahwa sepakbola telah membawa sebuah identitas baru? Bayangkan jika Martunis dilahirkan di jaman sebelum ada siaran langsung sepakbola, identitas yang mungkin melekat padanya adalah: orang Indonesia, orang Aceh (secara primordial), orang Banda Aceh (secara geografis), orang Islam (secara keagamaan), anak SD (secara strata pendidikan), dan lain lain. Namun karena ia dilahirkan di sebuah era dimana siaran langsung Liga Inggris dapat dinikmati secara gratis setiap akhir pekan, maka ia bisa memiliki identitas lain yang sifatnya tidak melekat sejak lahir, yaitu sebagai suporter Manchester United. Identitas itu terutama menjadi jelas, misalnya saat ia membela tim tertentu dari serangan verbal kawan-kawannya, saat memakai kostum tim itu dengan rasa bangga, atau saat rela tidak tidur/bangun tengah malam demi menonton pertandingan tim tersebut dan tidak melakukannya untuk tim lain.
Lalu bagaimana sepakbola bisa melahirkan identitas baru? Saya ingat sebuah kalimat berikut, popularitas dapat dicapai dengan dua jalan, prestasi atau sensasi. Sepakbola memiliki keduanya. Sepakbola adalah dunia prestatif. Seseorang akan dibilang sukses sebagai pesepakbola jika ia berprestasi. Fernando Torres mendapat hadiah Sepatu Emas Euro 2012 karena prestasinya membuat tiga gol dalam 5 pertandingan. Messi, Ronaldo, dihargai karena prestasinya sebagai pencetak gol terbanyak di liga Spanyol. Di sisi lain, sepakbola juga bisa lebih sensasional dari Dewi Perssik, digabung sama Jupe Perez sekalipun. Sepakbola selalu diiringi kontroversi. Misalnya saat Maradona mencetak gol menggunakan tangan di Piala Dunia ’86 yang disahkan wasit dan menyingkirkan Inggris dari turnamen. Atau tentang Andeas Escobar yang dibunuh penjudi yang kalah taruhan akibat gol bunuh dirinya di Piala Dunia ’94 menggagalkan kemenangan Kolombia sekaligus si penjudi itu. Semua hal tersebut menyebabkan sepakbola menjadi headline. Kenapa? Karena media suka sensasi. Makin kontroversial, makin membuat penonton atau pembacanya terlibat secara emosional, maka makin besarlah potensi keuntungan secara finansial yang bisa diraup. Simbiosis mutualisme? Mungkin.
(Zia Muntazar)

Posted By UnknownRabu, April 24, 2013

Senin, 21 Januari 2013

Jomblo Itu. . .

Filled under:








hallo semuaa
hmm.. ga tau mau posting apa, yang ada stock ini pict hasil ngorel2 sambil makan kacang...

banyak yang bilang kalo jomblo sama single itu beda. jomblo itu nasib tapi single merupakan pilihan. jomblo bisa di sebabkan ke- apesan, kekuranggantengan, kekurang tajiran dan lain lain. tapi kalo single disebabkan oleh ketidak tertarikan untuk menjalin suatu hubungan yang serius dengan lawan jenis. single bisa merubah statusnya kapan saja ia mau, tapi jomblo membutuhkan miracle untuk jadi ex-jomblo. hmm.. sangat tidak berperikejombloan,

tapi menurut pribadi saya, tanpa observasi dan analisa khusus secara mendalam, single dan jomblo tetaplah icon pop untuk menjelaskan keadaan yang sendirian. intended, or not. 

Infographic Ini hanya untuk menghibur diri aja sih sebenarnya.


itu aja.
hehehehe

nice try...

Well Done Dude!  




Posted By UnknownSenin, Januari 21, 2013

Sabtu, 05 Januari 2013

Cara Alternatif Naik Motor Selain Ngangkang

Filled under: ,

Hello Guys...pernah kepikiran nggak? Ada aja kemungkinan bahwa dalam satu titik di hidup kamu, tiba-tiba ada larangan untuk naik motor dengan cara ngangkang. Awalnya mungkin kamu cuma gak boleh bonceng dengan ngangkang, tapi suatu hari bisa aja kamu gak boleh nyetir motor sambil ngangkang. Mungkin aja loh. Kamu gak pernah tau. Maka ada baiknya kamu bersiap-siap. Hari ini, BW akan ngasih tau kamu cara alternatif naik motor selain ngangkang.

1. Posisi Duduk Menyamping



Posisi duduk ini adalah posisi bonceng para perempuan sejak jaman dulu. Biasanya sih yang bonceng kayak gini perempuan yang pake rok. Karena…ya kalo pake rok emang susah sih mau duduk ngangkang. Trus kalo pake rok kan kalo ngangkang jadi agak horror gitu :D
gaya ini bisa kamu coba, Caranya…ya kayak di gambar di atas itu deh.

2. Posisi Duduk Bersimpuh


Waaaah ini dia nih. Posisi duduk di motor yang menggambarkan budaya timur banget. Eh,duduk bersimpuh itu budaya timur kan ya?


3. Posisi Spiderman


OK, yang satu ini emang kurang budaya timur sih. Tapi lumayan lah buat alternatif selain duduk ngangkang. Selain itu, posisi ini juga cocok banget buat kamu yang berjiwa sembalap. Setelah dilihat-lihat, posisi ini mirip juga kayak posisinya Batman kalo lagi naik BatPod ya?


4. Posisi Titanic



Atau bisa juga kamu sebut posisi sirkus, tergantung preferensi kamu lah. Ini hanya pantas bagi kamu yang berjiwa petualang dan mengincar adrenalin. Kalo kamu nyetir motor dengan gaya ini, dijamin kamu akan dikagumi banyak orang. Posisi ini dijamin sopan lah. Sopan gimana? Ya sopan deh pokoknya.

Posted By UnknownSabtu, Januari 05, 2013

Rabu, 31 Oktober 2012

Tsunami Aceh efek Uji Coba Senjata AS

Filled under:


***
Copas Sana-Sini,
coba di baca, direnungkan, lalu dipikirkan

Foto Satelit pada detik-detik terjadinya gelombang Tsunami di Aceh… Satelit yang ada di atas Aceh pada saat itu adalah suatu kebetulan?

GEMPA & TSUNAMI ACEH HASIL UJI COBA HAARP???

Sebagian besar orang menganggap Tsunami Aceh adalah bencana alam murni, sebagian kecil lainnya melihat“out of the box” bahwa tsunami adalah hasil rekayasa senjata thermonuklir Amerika yang diujicobakan. Salah satu dari mereka, M.Dzikron AM, dosen Fak Teknik Unisba menjelaskan hipotesa tentang hal ini,

1. NOAA, National Oceanic and Atmospheric Administration, beberapa kali merubah data magnitudo dan posisi episentrum gempa, serta kejanggalan tidak adanya peringatan pada ‘seismograf’ di Indonesia dan India. Secara sederhana, gempa selalu dipicu oleh apa yang disebut frekuensi elektromagnetik pada 0,5 atau 12 Hertz, dan bukan merupakan sebuah proses yang terjadi secara mendadak spt tsunami di Aceh.

2. Sebagian besar mayat yang ditemukan terbujur kaku dengan kulit berwarna hitam pekat, kematian akibat tenggelam tidak akan mengubah warna kulit sedemikian cepat dan sedemikian hitam, sebaliknya mayat-mayat hitam juga nampak pasca dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

3. Kapal-kapal perang Amerika berdatangan dengan cepat dan bertahan di Aceh selama beberapa bulan bukan sekedar memasukkan bantuan namun juga mengawasi wilayah laut agar peneliti Indonesia tidak turun ke sana.

4. Ditemukan sampah nuklir 2 bulan pasca tsunami di wilayah Somalia yang kemudian diungkap UNEP, yang diduga berasal dari Samudera Hindia.

Penjelasan
Jenis senjata HAARP yang digunakan diperkirakan disebut Warhead Thermonuklir W-53 dengan kekuatan 9 megaton ternyata dapat dengan mudah ditempatkan dalam wadah yang mirip diving chamber (alat selam dalam) yang biasanya digunakan dalam eksploitasi minyak. Wadah ini sekaligus melindunginya dari tekanan sebesar 10.000 pon per inchi persegi di dasar palung laut dalam. Bobot total dengan wadahnya kurang dari lima ton, sehingga dapat dijatuhkan dari buritan kapal suplai anjungan pengeboran minyak lepas pantai. Metode teknologinya disebut SCALAR, yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk memanipulasi kekuatan alam.
Teknologi perusak berbasis gelombang elektromagnetik pertama kali dikenalkan saintis Rusia Nikola Tesla Saintis ini menjadikan bencana gempa di berbagai negara pada 1937 sebagai sampel penelitian. Selanjutnya, Tesla melakukan penelitian mengenai penciptaan alat yang mampu memunculkan gelombang frekuensi tinggi yang bisa memicu badai dan gempa tektonik. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, alat itu mampu mengalahkan kekuatan Nuklir.
Belakangan senjata pemusnah massal itu dikenal sebagai elektromangnetik SCALAR. Anehnya, rancangan Tesla ini kemudian hilang tak berbekas setelah ia meninggal dan muncul kembali dalam program HAARP, padahal ketika pertama kali ditawarkan kepada Pentagon, rancangan Tesla ini ditolak mentah-mentah.
Menurut Bertell, AS sudah melakukan uji coba sejak puluhan tahun lalu. Negeri Paman Sam menggunakan Barium dan Lithium yang “dikirim” ke lapisan ozon dengan bantuan gelombang elektromagnetik ke langit negara-negara asia. Teori Bertell didukung Michel Chossudovsky yang berprofesi sebagai analis persenjataan global. Chossudovsky menuduh Pentagon sudah lama membuat senjata untuk memanipulasi cuaca. April 1997, menurut Menhan William Cohen, AS terpaksa menghadapi serangan senjata perubah cuaca dengan senjata sejenis. Demikian juga dengan penggunaan gelombang elektromagnetik pemicu gempa dan tsunami.
Apa yang dijelaskan Bartell dan Chossudovsky sebenarnya berada di luar nalar logika kita, sehingga kita lebih percaya bahwa sebuah tsunami terlalu musykil dibuat dan dirancang oleh manusia. Namun bila kita memikirkan isu apa yang saat ini digadang-gadang oleh Amerika dan sekutunya, khususnya mereka yang terlibat dalam manipulasi Pemanasan Global, maka senjata HAARP bukan lagi cerita fantasy Hollywood, seperti orang-orang di seluruh dunia yang sebelumnya tidak pernah percaya pada Bom Atom yang dijatuhkan Enola Gay ternyata hasil rekayasa teknologi nuklir yang pada masa itu dianggap begitu canggih.
Seperti kita ketahui HAARP (High Altitude Atmospheric Research Project)adalah senjata yang didisain untuk menciptakan bencana alam seperti gempa, badai dan tsunami. HAARP memiliki alasan sendiri untuk dijadikan sebagai kekuatan baru dalam isu pemanasan global, seperti dalam project teranyar mereka yang menggunakan ELF (Extremely Low Frequency) untuk menembus lapisan tanah dan es kemudian menghancurkan/melelehkan lempeng artik, melubangi ozon seperti yg sdh dijelaskan, membuat gempa spt di Haiti, China dan Korea, serta menciptakan ‘hurricane‘.
Simbol triple-six 666, One-Eye & Laut Terbelah ada di Museum Tsunami Aceh.

*Makna dari simbol 666, One-Eye (Mata Satu) & Belitan Ular, …


Simbol Yahudi ada di Hotel Hermes Palace Banda Aceh…











Pernahkah kita mempertanyakan hal ini? Kalau belum silahkan pertanyakan segera! Atau pernahkah anda memperhatikan simbol-simbol bangunan, baju, topi, tas, film-film yang beredar ataupun bentuk bangunan-bangunan di Aceh, seperti hotel-hotel? Kalau belum, coba perhatikan. Dan… apa yang telah anda dapatkan?

Ternyata begitu banyak simbol-simbol ataupun gambar-gambar benda-benda diatas yang membentuk simbol-simbol Yahudi. Sebut saja logo Bintang David dan Mata Horus atau The All Seeing Eye. Sekurang-kurangnya ada dua gedung yang memakai simbol ini, yakni, Hermes Palace’s Hotel dan Aceh Eye Center. Dan pada produk pakaian yang beredar di Aceh antara lain pada produk ProShop, baik logonya yang bergambar kepala Setan (yang biasanya dijadikan simbol musik rock metal) maupun gambar-gambar grafisnya yang ada pada t-shirtnya maupun topinya. Gambar-gambar tengkorak organisasi ekslusif Kabbalah di Universitas Yale, Skull n Bones dengan sangat mudah kita dapatkan menempel di baju maupun tas kawula muda Aceh. Belum lagi simbol-simbol LSM-LSM ataupun NGO-NGO asing yang pernah membantu proses rehab-rekon pasca musibah internasional tsunami di Aceh tahun 2004 lalu.

Bahkan ada mesjid yang mendirikan tiang-tiang bendera maupun menara-menara di depannya. Meskipun pemasangannya agak miring ke kiri. Lantas untuk apa tiang-tiang ini? Untuk memasang bendera-kah? Tapi kalau kita perhatikan, tiang-tiang bendera ini jarang dipakai bahkan tak pernah..  simbol pendirian tiang-tiang maupun menara di tengah-tengah atau di depan sebuah bangunan yang diagungkan (dihormati/dibanggakan) adalah kepercayaan Paganisme (penyembahan terhadap dewa-dewi). Amerika Serikat (AS) dan Vatikan contohnya. AS mendirikan Monumen Washington tepat di depan Gedung Putih, gedung pemerintahan AS atau disebut juga “Oval Office.” Sedangkan di Vatikan tepat di depan Gedung Khatolik Roma itu sendiri. Tiang maupun menara ini adalah pencitraan terhadap Phalus atau Obelisk, yang tak lain tak bukan adalah kelamin/phalus (maaf) pria, yang juga begitu diagungkan oleh ajaran ini.
Untuk logo pada simbol-simbol LSM-LSM ataupun NGO-NGO asing bisa kita lihat pertamakali pada logo Uni Eropa, yakni lingkaran bintang pada organisasi tersebut yang sebenarnya adalah simbol cincin Saturnus, yakni dewa yang mereka agungkan. Pemasangan cincin ataupun tukar cincin pada prosesi pernikahan maupun pertunangan yang tak tertutup kemungkinan dilakukan di Aceh ini juga mengagungkan Saturnus. Lalu, logo UNDP. Perhatikan logo PBB di atas tulisan UNDP. Jika kita perhatikan ada 33 seksi pada bagian dalam logo PBB. 33 sendiri adalah angka yang paling disukai oleh organisasi Kabbalah, semacam Freemasonry. Logo Aceh Peace Resource Center (APRC) juga bersimbol cincin Saturnus.

Seorang teman pernah mengatakan apalah arti sebuah simbol sehingga harus kita, umat Islam, harus mempermasalahkannya. Menurutnya masih banyak hal lain yang mesti dikaji. Dari buku “54 Cara Hancurkan Israel” dijelaskan kalau ternyata peran simbol-simbol Zionis Israel ini juga penting bagi kelangsungan hidup negeri penjajah itu. Karena ini adalah salah satu bagian dari alat propaganda mereka. Singkatnya, dengan memakai simbol-simbol Zionis Israel tersebut baik pada tas, topi, pakaian, dan lain sebagainya, maka, kita secara tidak langsung telah mendukung eksistensi negara teroris itu di Palestina dan juga secara tidak langsung kita, umat Islam, telah menyiratkan rasa bangga memakai simbol-simbol negara teroris pembunuh bayi-bayi Palestina tersebut.

Apalagi selanjutnya?
Organisasi charitas Zionis Yahudi seperti Lions Club dan Rotary Club juga pernah “bergentayangan” di bumi Aceh. Dari beberapa literatur disebutkan bahwa kedua organisasi ini adalah milik Freemasonry.
Menurut almarhum ZA Maulani, yang sempat menjabat Kabakin Intelijen Indonesia ini, Rotary Club merupakan organisasi charitas ekslusif. “Disebut eksklusif, karena charter Rotary Club secara eksplisit membatasi jumlah anggotanya sesuai dengan jumlah bidang bisnis dan profesi yang ada pada masyarakat setempat. Rotary Club mengadakan konvensi tahunan yang laporan anualnya menjadi bahan masukan untuk bahan pengembangan strategi bagi gerakan Freemasonry Internasional.” Tentu saja pernyataan ini bisa dijadikan landasan persamaan terhadap kegiatan Lion Club. Jika masih belum percaya silahkan baca buku karangan Muhammad Fahim Amin berjudul “Rahasia Gerakan Freemasonry dan Rotary Club,” yang diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar.
Untuk film yang beredar di Aceh pun banyak yang memakai simbol-simbol Pagan ini di dalam filmya. Utamanya film-film kartun yang beredar di kios-kios VCD di Aceh. Lihat saja film kartun Death Note, yang bercerita tentang ambisi Light Yagami yang ingin menjadi the god of the new world (tuhan dari dunia baru), sebuah keinginan yang ingin dicapai oleh Bush dan konco-konconya yang kini dilanjutkan oleh Obama dan organisasi Pagan-Kabbalah seperti Freemason, Illuminati maupun Zionisme. Kemudian, film kartun Ragnarok: The Animation. Film kartun produksi Jepang ini juga sarat memakai istilah-istilah ajaran Pagan-Kabbalah yang kini sudah bersemi baik di AS maupun Eropa juga Asia. Simbol dewa Horus bisa kita perhatikan pada brosnya salah satu karakter kartun ini bernama Yuufa.

Film-film produksi Disney’s juga memakai simbol-simbol ajaran penyembah Lucifer ini pada setiap filmnya. Seperti diketahui, Disney’s sendiri adalah milik Zionis-Yahudi, yakni gembong para pengusung ideologi Pagan-Kabbalah. Walt Disney sendiri yakni pendiri Walt Disney’s Company adalah seorang Freemason derajat 33. Film-film produksi Disney’s ini sangat berbahaya di tonton oleh anak-anak karena mengajak mereka menyelesaikan setiap persoalan dengan sihir.

Salah satu majalah yang dikeluarkan oleh Disney’s adalah Witch Magazine. Majalah remaja yang mempunyai oplah yang cukup besar ini sekurang-kurangnya telah diterjemahkan ke dalam 20 bahasa. Untuk mengelabui pembacanya, Disney’s memberikan titik pada setiap hurufnya menjadi W.i.t.c.h. dan di setiap titiknya dimasukkan lima simbol Zionis-Yahudi, yakni Mata Horus, Segitiga Illuminati, Circle with a Dot (Lingkaran dengan titik ditengahnya, yakni melambangkan wanita), lalu simbol zodiak Pisces dan satunya lagi masih membingungkan penulis. Dan salah satu karakternya diceritakan berumur 13 tahun (sebuah angka yang menunjukkan ketigabelas suku bangsa Yahudi).

Simbol-simbol seperti ini juga muncul di drama anak—kalau tak salah penulis—di produksi oleh BBC, berjudul Teletubbies, yang juga sempat beredar di Aceh dalam bentuk VCD. Pada awal filmnya, coba perhatikan, pasti selalu diawali oleh terbitnya matahari berwajah bayi manusia. Matahari berwajah manusia ini adalah simbol Dewa Matahari bernama Ra, yang perayaan penyembahannya diadakan setiap tanggal 25 Januari. Setiap tokohnya sendiri juga memakai simbol-simbol ajaran pagan Yahudi ini diatas setiap kepala mereka. Sebut saja Tinki Winki yang memakai simbol piramida Illuminati yang terbalik, Dipsi memakai simbol kejantanan, yakni Phalus, Lala memakai simbol ikan Pisces dan Po memakai simbol kewanitaan, yakni Circle with a Dot. Logo Teletubbies adalah Mata Horus, yakni mata satu, matanya Lucifer (Dajjal) dan tulisan T-E-L-E-T-U-B-B-I-E-S sendiri berjumlah sebelas, salah satu angka favorit Kabbalah. Jika 11 dikali 2 maka akan diperoleh angka 22 dan jika dikali 3 akan diperoleh angka 33. Lagi-lagi angka favorit mereka! Jika kita jeli, maka simbol-simbol dan angka ajaran pagan Yahudi ini begitu banyak bertebaran di Bumi Seramoe Mekkah ini.

Meskipun di Aceh Majalah W.i.t.c.h. ini belum terbit, tapi ada satu produk majalah Disney’s yang terbit di Aceh yakni Album Donal Bebek yang diterbitkan oleh Kompas-Gramedia. Di album ini, ada satu kisah tentang seorang penyihir tua bernama Madam Mikmak yang selalu dapat menyelesaikan setiap persoalan lingkungannya dengan sihir. Selain itu ada lagi satu karakter lainnya yang selalu disandingkan dengan Paman Gober. Yaitu Mimi Hitam. Dalam salah satu kisahnya, demi menghilangkan kutukan sial dari sebuah batu rubi, Donal mengontak Mimi Hitam untuk menghilangkan kutukan tersebut. Mimi Hitam sendiri adalah seorang dukun yang ingin memiliki koin keberuntungan milik Paman Gober.
Perilaku ini lazim terjadi pada sebahagian masyarakat Indonesia yang percaya mitos dan pergi ke dukun untuk minta pertolongan keselamatan. Ini sungguh merusak aqidah!

Semoga saja masyarakat Aceh menyadari bahaya perusakan aqidah oleh Yahudi tersebut. Bagi yang ingin tahu lebih jelas lagi silahkan baca tulisan berjudul “Mickey Mouse Leading Kids to Hell” di situs Illuminati-news.com atau baca artikel berjudul “The Skill of Lying, the Art of Deceid: the Disney Bloodline” di situs Theforbiddenknowledge.com.
Kehadiran Yahudi di Aceh di mulai ketika kapal Vereenigde Oostindsche Company (VOC) merapat di dermaga Aceh. Setidaknya inilah sedikit keterangan yang bisa dijadikan patokan terhadap kehadiran mereka di Aceh. (Sebagai catatan, Indonesia memiliki untaian pulau kurang lebih dari 13000 pulau dan Indonesia memiliki 33 propinsi. Di dalam ajaran Pagan Yahudi, Kabbalah sendiri, angka 13 dan 33 memiliki arti yang sangat spesial).
Setelah menjejaki kakinya di Aceh, orang-orang Yahudi ini pun mulai mendirikan sebuah Lodge (Loji) Freemasonry bernama Loji Prins Frederickyang kini menjadi sebuah sekolah menengah atas SMAN 1 Banda Aceh. Menurut Dr Th Steven (1994), gedung loji Vritmeselarij itu telah digunakan sejak tahun 1878. Selain bukti kedatangan VOC di atas, bukti lain yang juga dapat menguatkan penelusuran ini adalah perkataan orangtua Aceh dulu, “Otakmu seperti Yahudi.” Bukti lainnya adalah adanya batu nisan yang ditulis dengan bahasa Ibrani dan gambar Bintang David, seperti simbol bendera Israel di batu nisan tersebut. Tabloid Kontras pernah dalam sebuah kesempatan menelusuri isu ini. Menurut informasi dari tabloid tersebut, lokasi batu nisan di atas dapat dilihat di dalam komplek pemakaman Belanda, Kerkouf.
Lantas adakah kota di Kutaraja ini yang dijadikan basis mereka? Untuk saat ini penulis masih belum banyak menemukan bukti mengenai hal itu. Tapi, ada satu daerah yang sempat dijadikan oleh orang Belanda sebagai perkebunannya. Daerah itu adalah Blower. Dahulu, masyarakat Aceh mengenalnya dengan nama Bulchover, yaitu nama pemilik perkebunan ini yang tak lain tak bukan adalah seorang berkebangsaan Belanda. Dan tak tertutup kemungkinan kalau Bulchover ini adalah beragama Yahudi. Lambat laun nama ini berubah menjadi Blower. Pemaparan lengkap tentang asal mula kota Blower ini silahkan baca di Tabloid Kontras bertema “Jejak Yahudi di Aceh.” Selain bukti-bukti di atas, adakah bukti-bukti lain?.
Kantor Berita Antara pada tanggal 12 September 2007 lalu sempat menurunkan laporan tentang niat seorang pengusaha Yahudi bernama George Soros yang ingin berinvestasi di Aceh dengan menggarap 20000 hektar perkebunan kelapa sawit. Informasi ini sendiri berasal dari Gubernur Irwandi Yusuf yang saat itu berada di New York, Amerika Serikat (AS). Berita ini langsung ditanggapi oleh media massa di Aceh maupun Nasional. Namun, entah karena banyaknya penolakan dari masyarakat Indonesia, pialang Yahudi yang sempat membuat perekonomian negara-negara Asia Tenggara (termasuk Indonesia) ini menjadi morat-marit tertimpa krisis finansial pada 1997 inipun akhirnya membatalkan niatnya tersebut.
Di dalam pemerintahan Gubernur Irwandi Yusuf sendiri hadir orang Asing yang menjadi penasehatnya. Sebut saja LeRoy Hollenbeck. Pria asal Amerika Serikat (AS) ini telah lama hadir di dalam Pemerintahan Aceh, semenjak Pj Gubernur Azwar Abu Bakar. LeRoy awalnya bekerja di BRR NAD-Nias kemudian diperbantukan di Pemda Aceh (Modus Aceh, Februari 2008). Masih menurut sumber yang sama, LeRoy juga diduga agen intelijen AS, CIA (Central Intelijen Agency) untuk Aceh. Selain LeRoy, tercatat ada tiga lainnya yang bersama Gubernur Irwandi. Seperti Reenata Korber (warga Austria), William Ozkaptan yang bertindak sebagai Koordinator Badan Narasumber Damai Aceh atau Aceh Peace Resource Center (APRC). Ia juga warga AS. Yang membuat aneh adalah hadirnya seorang pria asal Australia bernama Dr Damien Kingsbury. Track record-nya jelas, dosen senior pada Deakin University ini juga ikut terlibat dalam memerdekakan Timor Timur (kini Timor Leste) dari Indonesia pada 1999, silam. Ia pun sempat dideportasi oleh pihak imigrasi lantaran masuk ke Aceh lewat jalur ilegal pada November 2007 lalu. Melihat track record-nya dalam memerdekakan Timor Timur, bisa jadi ia punya misi pertolongan yang sama terhadap Aceh.

Tanggal 27 Maret 2008, Tabloid Intelijen menurunkan sebuah laporannya tentang sebuah operasi intelijen internasional bernama Hawk Eye. Hubungannya dengan Aceh adalah operasi ini bakal digelar disini yang berbasis di Pulau Weh, Sabang. Digunakannya Sabang sebagai basis mereka antara lain, karena Sabang memiliki pelabuhan yang akan digunakan sebagai Pelabuhan Bebas. Operasi ini sendiri dikabarkan bakal melibatkan Badan Intelijen Israel Mossad, CIA, M11, dan Scotland Yard. Salinan agak lengkap tentang mengapa operasi ini harus dilakukan di Sabang adalah sebagai berikut:

“…Mereka mengincar Pelabuhan Sabang karena Pemerintah Filipina menutup pangkalan militer AS, Clark and Subic. Ditambah lagi semakin meningkatnya perdagangan di Pelabuhan Benghazi, Libya. Oleh pihak Rusia, pelabuhan ini dipakai sebagai tempat menyuplai persenjataan ke beberapa negara di Timur Tengah. Dalam kondisi ini, Hawk Eye berada di Bhosporus, Turki. Posisi ini sangat timpang karena kontrol komando yang sangat panjang antara Washington-Brussel-Colon-Sisilia-Diego Garcia-Leghorn, Irlandia. Hal ini membutuhkan biaya yang sangat tinggi, karena membutuhkan teknologi satelit dengan menggunakan metode digital pada jaringan yang sangat panjang dan lebar.”.


Terlebih lagi, lanjut Intelijen, operasional rutin armada tanpa pangkalan yang permanen membutuhkan biaya yang sangat tinggi dan penuh resiko. “CIA, Mossad, M11, dan Scotland Yard berusaha merancang titik-titik Hawk Eye pada gerbang lintasan antarbenua. Pihak CIA dan kawan-kawan menaruh harapan pada Perancis di Terusan Suez, tapi alternatif ini membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Mereka pun berupaya membuka titik pos di Sasebo, tapi terhalang Vladivostok dan Shakalin milik Rusia. Di Pos Diego Garcia mereka juga terhalang oleh Teluk Andaman dan Nikobar. Maka harus ada titik lain pada gerbang Samudera Hindia dan Selat Malaka sebagai tempat lalu lintas ekonomi AS dan Eropa. Tidak ada alternatif lain kecuali menjadikan Pelabuhan Sabang sebagai jaringan Hawk Eye,” tutup tabloid yang kini telah menjadi majalah ini menyudahi penelusurannya.


Hermes Palaces Hotel Aceh


Peringatan Tragedi 911 – Membentuk Format All Seeing Eye
NWO Illuminated symbolism
Bahkan ada mesjid yang mendirikan tiang-tiang bendera maupun menara-menara di depannya. Meskipun pemasangannya agak miring ke kiri. Lantas untuk apa tiang-tiang ini? Untuk memasang bendera-kah? Tapi kalau kita perhatikan, tiang-tiang bendera ini jarang dipakai bahkan tak pernah. Seperti yang penulis lihat di kampung halaman penulis. Seperti yang penulis ketahui, simbol pendirian tiang-tiang maupun menara di tengah-tengah atau di depan sebuah bangunan yang diagungkan (dihormati/dibanggakan) adalah kepercayaan Paganisme (penyembahan terhadap dewa-dewi). Amerika Serikat (AS) dan Vatikan contohnya. AS mendirikan Monumen Washington tepat di depan Gedung Putih, gedung pemerintahan AS atau disebut juga 



Sedangkan di Vatikan tepat di depan Gedung Khatolik Roma itu sendiri. Tiang maupun menara ini adalah pencitraan terhadap Phalus ; link atau Obelisk , yang tak lain tak bukan adalah kelamin (maaf) pria, yang juga begitu diagungkan oleh ajaran ini.
Untuk logo pada simbol-simbol LSM-LSM ataupun NGO-NGO asing bisa kita lihat pertamakali pada logo Uni Eropa, yakni lingkaran bintang pada organisasi tersebut yang sebenarnya adalah simbol cincin Saturnus, yakni dewa yang mereka agungkan. Pemasangan cincin ataupun tukar cincin pada prosesi pernikahan maupun pertunangan yang tak tertutup kemungkinan dilakukan di Aceh ini juga mengagungkan Saturnus.
lu, logo UNDP. Perhatikan logo PBB di atas tulisan UNDP. Jika kita perhatikan ada 33 seksi pada bagian dalam logo PBB. 33 sendiri adalah angka yang paling disukai oleh organisasi Kabbalah, semacam Freemasonry. Logo Aceh Peace Resource Center (APRC) juga bersimbol cincin Saturnus.

.
.
Mungkin ini berita lama tapi saya tertarik untuk mengulasnya lagi mengingat banyaknya kerusuhan yang melanda negera2 islam di dunia. Misteri rahasia tsunami di Aceh.

Dulu Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), DR Eggi Sudjana SH Msi mensinyalir, bahwa bencana yang menimpa NAD dan sekitarnya bukanlah gempa dan gelombang tsunami yang sesungguhnya. Akan tetapi sebuah gelombang bom termonuklir yang sengaja diledakkan di bawah laut.
Pendapat Eggi tersebut dikemukakan kepada Wawasan, usai dialog menyoal seratus hari pemerintahan SBY, di kantor pengacara Taufik SH di Solo. “Melalui pendapat dan analisa yang dikemukakan pakar nuklir independen asal Australia Joe Vialls, saya sepakat, bahwa ada indikasi kuat Amerika dengan dua kapal perangnya satu diantaranya bernama USS Abraham Lincoln, berada di balik tragedi itu,” katanya.
Menurut Eggi, sebelum terjadi bencana itu, Amerika telah mengeluarkan travel warning kepada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia. Sementara masuknya kapal induk asing, cukup mengundang pertanyaan, kenapa diperbolehkan oleh pemerintah kita. Dengan kata lain, Jakarta tahu benar akan keberadaan kapal asing di perairan kita.
“Ada temuan kejanggalan lagi, CNN selama ini memberitakan bahwa pusat gempa terjadi di dekat pulau We. Sementara yang terjadi sesungguhnya di dekat pulau Nias dengan kekuatan gempa hanya 5,4 skala richter. Namun yang terjadi adalah sebuah gelombang susulan dengan kekuatan yang lebih dahsyat. Ironisnya, perusahaan AS Exxon yang ada di sana, luput dari bencana itu. Sehingga ada dugaan keras, ada senjata pemusnah massal yang diarahkan ke sana,” paparnya.
Usai kejadian itu, lanjut dia, tentara AS di kapal induk USS Abraham Lincoln yang jumlahnya 15.600 personil langsung diterjunkan. Sementara Kopassus dan Pasukan Reaksi Cepat (PRC), yang fungsinya sebagai penanggulangan bencana sama sekali tak diturunkan. Sementara India, Srilanka dan Thailand menolak kehadiran tentara asing itu. Televisi Al Jazeera pernah menyiarkan, bahwa bencana di Aceh bukanlah akibat gelombang tsunami. Akan tetapi sebuah bom helium yang bersifat halus namun mematikan.
“Kami menduga India memang sudah tahu akan adanya bencana itu. Karena negara itu justru punya pencatat gempa, yang bisa membedakan mana gempa sungguhan dan mana gempa buatan. Di India di Tamil Nadu, merupakan pusat nuklir. Sehingga sudah terdeteksi dulu.”
.
Menurut Eggi, Joe Vialls tahu benar senjata termonuklir yang diledakkan di bawah laut akan menimbulkan gelombang dahsyat. Sementara jika tsunami, ketinggian gelombang maksimal, tidak akan mencapai seperti yang terjadi di Aceh. “Sejarah juga mencatat, selamanya tsunami tidak berdampak membakar korbannya, karena air. Namun sempat ditemukan tiga orang anak nelayan Aceh yang terbakar dengan tubuh penuh oli.”
Disinggung rencana besar apa di balik itu, Eggi mengatakan, AS ingin menjadikan pangkalan militernya di Aceh. Hal itu dikuatkan dengan ditolaknya percepatan militer itu untuk segera mengakhiri bantuannya di sana. Aceh juga akan dijadikan jaringan pasar bebas perdagangan AS. “Dalam kontek ini, SBY lemah, intelijen kita juga lemah. Apalagi TNI,” jelasnya


***

Nah, How D u thnk ?

Posted By UnknownRabu, Oktober 31, 2012