Tampilkan postingan dengan label My Study. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Study. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

KKN dan sesuatu

Filled under: ,,

Akhirnya nasib mengantarkan ane kemari sobat blogger semua, dari seluruh desa yang termasuk kedalam desa penempatan ane terpilih untuk nga-ka-en di Gampong Baet Mesjid, kecamatan sukamakmur. Kenapa namanya Baet? dan kenapa Mesjid? di namakan baet karena di gampong ini lah dulu **kapannya ga tau** pernah hidup ulama Aceh yang bernama teungku di baet. dan di namakan baet mesjid karena... hmmm, karena ada mesjidnya ! *kamu jenius zia*

Desa baet ini, adalah desa penempa rencong terbesar di Aceh Besar, dan di Aceh, barangkali. hampir semua penduduk baet ngerti, atau paling nggak tau lah proses pembuatan rencong step by step. Menariknya, ilmu menempa rencong di dapatkan secara turun temurun selama beratus ratus tahun. mengapa menjadi menarik? Sobat blogger, Membentuk besi itu nggak sama kayak membentuk lilin. butuh proses dan skill, temperature yang tepat dan keahlian menempa. jika panas api terlalu kuat, api akan mengubah struktur karbon besi sehingga kehilangan daya elastisitas dan menjadi rapuh karena..bla...bla..blaa... **demikian kata rakan satu kelompok, anak teknik..**. Masyarakat baet ini sama sekali tidak tau menau tentang karbon dan sesuatu tentangnya, semua berdasarkan perasaan dan pengalaman. salah satu pande yang ane tanya mengaku mulai membuat rencong sejak usia 12 tahun (buseeett). Para "pande peh sikin" ini menempa rencong tanpa alat alat untuk self- safety, hanya menggunakan tangan hampa.. satu hari, pande ini bisa menghasilkan 2-3 bilah rencong, lengkap dengan gagang dan sarung dari tanduk kerbau.  satu bilah rencong ukuran sedang di hargai 70-90ribu rupiah.

keahlian yang didapat melaui warisan ini juga bisa kita telusuri pada para pembuat kapal ikan di lampulo, pada para pengukir kayu di jepara dan daerah daerah lain di nusantara. bahkan pembuatan pedang terkuat di dunia, katana di jepang yang sampai saat ini belum di ketahui bagaimana penduduk jepang saat itu bisa membuat pedang setajam itu (bisa motong 3 coin logam sekaligus) dengan tekhnologi yang sangat tidak mumpuni pada masa itu. wallahua`lam bissawab.


di KKN ini ane akan berusaha menggali lebih banyak informasi, semoga ane bisa mendapatkan jawaban yang ane cari ini gan...

selamat malam :D dan GoBlog !!


Samurai Jepang jaman Edo

Posted By UnknownKamis, Juni 27, 2013

Jumat, 21 Juni 2013

Matahari diapit dua gunung dan jalan menuju gunung menurut Sosiologi

Salam sahabat Blogger, dan sahabat sosiologi

Waktu saya masih pitik dan dalam masa paling imut dulu di TK sampai SD, saya pernah dapat pelajaran ngegambar sama guru saya di TK. 
" Sekarang kita gambar segitiga ya..." teriak bu guru , saya pun dengan bloonnya ngikutin... . terus kita gambar mataharinya, matahari dimana anak anak ? tanya si guru TK, kami pun koor jawab. . . " di langit buukk..." (dimana lagi emang)
demikian tutorial menggambar saya di TK . hasil karya saya sama temen temen di pampang di dinding,. dan bisa di tebak, hasilnya samaaaa semua. yang ngebedain warna gunung sama warna sawahnya doank. 

Saya yakin sobat sobat juga pernah ngalamin hal semacam itu. but, its relevant. setelah sekian tahun berjalan, kita sudah tidak lagi mempertanyakan ada apa dengan dua gunung runcing yang menjepit matahari serta sawah di seberang jalan dengan rumah absurd di sisi lain.

Kreatifitas di negeri ini. mengkhawatirkan.



beginilah kira kira...


Walaupun nyaris kadaluarsa, Sebagai mahasiswa di bidang sosiologi saya mencoba untuk membedah fenomena ini semampu saya. dalam hal ini saya akan menggunkan pisau bedah terupdate dari Tallcot Parsons. yang sebelumnya di tempa oleh auguste comte dan di asah emile durkheim. yupss. Struktural Fungsional. teori yang paling seram dalam sosiologi (menurut saya). dan teori Interaksionalisme Simbolik.

Teori Struktural Fungsional., di kembangkan dengan mengacu pada analogi organismik tubuh manusia. yang saling mendukung dan membutuhkan organ organ lainnya untuk bekerja. bagian bagian ini punya tugas masing masing untuk membuat sistem menjadi seimbang. sehingga jika ada yang absen jalanin tugas, akan merusak keseimbangan sistem. dalam istilah sosiologi kita sering sebut dengan chaos.

menurut Parson, ada 4 komponen penting dalam teori SF ini. A-G-I-L , Adapt=sistem sosial selalu berubah dan menyesuaikan diri dengan keadaan yang di butuhkan,
Goal Attainment=Tujuan Bersama,
Intergration=Sistem sosial cenderung bertahan pada status equilibrium dan seimbang, dan
Latency= sifat mempertahankan interaksi  yang relatif tetap, dan penyimpangan di respon dengan memperbaharui kesepakatan.

yang terjadi dalam fenomena pendidikan usia dini tersebut adalah injeksi pemikiran yang berorientasi equilibrium,. pelajar takut untuk menunjukkan sisi kreatifitasnya. semuanya di usahakan agar sesuai dengan Buku diktat dan apa yang dicontohkan oleh Guru.

dia tidak dapat menarik kesimpulan sendiri dan lebih banyak meniru bahwa yang banyak adalah yang benar. padahal tidak ada yang salah dan benar dalam menggambar. anak dalam usia ini cenderung tidak berani untuk berkreatifitas dan "berbeda" dari lingkungannya. takut gambarnya di cap jelek dan ketakutan mengeluarkan ide ide tersebut tertanam sampai dewasa-tua.


Secara sederhana, Interaksionalisme simbolik. pertukaran/interaksi dengan cara bertukar simbol simbol yang telah memiliki makna juga terjadi pada fenomena ini. 

yang terjadi dalam fenomena pendidikan usia dini tersebut adalah injeksi pemikiran yang berorientasi equilibrium,. pelajar takut untuk menunjukkan sisi kreatifitasnya. semuanya di usahakan agar sesuai dengan Buku diktat dan apa yang dicontohkan oleh Guru.

dia tidak dapat menarik kesimpulan sendiri dan lebih banyak meniru bahwa yang banyak adalah yang benar. padahal tidak ada yang salah dan benar dalam menggambar. anak dalam usia ini cenderung tidak berani untuk berkreatifitas dan "berbeda" dari lingkungannya. takut gambarnya di cap jelek dan ketakutan mengeluarkan ide ide tersebut tertanam sampai dewasa-tua.

Perspektif interaksi simbolik berusaha memahami perilaku manusia dari sudut pandang subjek. Perspektif ini menyarankan bahwa perilaku manusia harus dilihat sebagai proses yang memungkinkan manusia membentuk dan mengatur perilaku mereka dengan mempertimbangkan ekspektasi orag lain yang menjadi mitra interaksi mereka. 

Anak adalah Subjek dengan guru dan teman temannya sebagai mitra interaksi. expectasi yang muncul ketika menggambar adalah berusaha sama persis dengan apa yang di contohkan oleh guru. pertimbangan ini, membesarkan anak dalam ketakutan keluar dari tempurung. hampir sama dengan bedahan Struktural Fungsional dalam komponen integracy di atas.


Semoga Bermanfaat. Sekian. 
mohon kritik dan sarannya :)


(ZM)

Posted By UnknownJumat, Juni 21, 2013

Rabu, 24 April 2013

Sepakbola dan Identitas Baru

Filled under: ,




Dulu sekali, Guru IPS saya di MIN Indrapuri sering menceritakan tentang sejarah bangsa indonesia dari sejak para pelaut portugis yang berlayar di lautan ganas, terombang ambing di pusaran pusaran samudra hingga akhirnya mereka sampai ke selat malaka dan berlabuh di Aceh. Malaka saat itu adalah Pelabuhan tersibuk di dunia, bahkan lebih sibuk dari Pelabuhan Muara sungai Yangtse di Shanghai. Adalah Alfonso Alberqueque yang memimpin armada armada super megah tersebut, dalam waktu sesingkat dua tahun pelabuhan strategis itu akhirnya di kuasai oleh Alfonso and the gank. perjalanan Alfonso saat itu adalah untuk menyiarkan misi layaknya bangsa bangsa Eropa lainnya, iya... 3G (Gold, Glory and Gospel)


Sekitar 5 Abad kemudian, seorang portugis lain bernama Christiano Ronaldo mengulang kehadiran alfonso di ujung paling barat Soematra. tentu dengan cara yang berbeda. bang Do tidak perlu berlama lama di kapal yang bau amis, terombang ambing berbulan bulan dan berhadapan dengan makhluk makhluk semacam jack Sparrow atau Davy Jones, atau paling parah bertemu dengan Edwar Newgate (Onepice Fans Will Know..hehehe). Bang Do cuma perlu duduk santai di dalam pesawat sambil Makan Singkong bersama pramugari pramugari yang aduhai..


Tujuannya pun lain, tujuan bang Do ke tanah Nanggroe adalah untuk bertemu dengan Martunis. siapakah Martunis? Fujiko Fujio dan Eichiro Oda adalah Martunis (nyan Kartunis!!). hehehe, back to topic.


Martunis adalah seorang anak Aceh yang survive dari bencana Smong tahun 2004 (masih ingat kan?). Ia di temukan wartawan sebuah media Inggris setelah 19 hari berada di tengah tengah lautan yang jauh dari rumahnya. saat ia di temukan, ia sedang memakai kaos timnas portugal. media inggris membawa kabar itu ke Eropa. Simpati dari masyarakat portugis, juga beberapa selebriti dunia seperti Celine Dion dan Madonna segera mengalir. selain mendapatkan bantuan Uang dan tiket nonton Timnas Portugal, juga Kunjungan Ronaldo ke tanah kelahirannya. kostum nasional portugal, Bajakan, telah membawa keberuntungan untuk martunis yang habis di timpa musibah.



Pertanyaannya kemudian adalah kenapa seorang Martunis, yang lahir dan tumbuh  di Aceh, yang tak pernah ke Portugal, dan bukan keturunan Portugis, bisa memakai kostum tim nasional Portugal? Bukankah semestinya Martunis memakai kostum tim nasional Indonesia atau Persiraja Banda Aceh, atau PSAB Aceh besar, atau IPPEMINDRA FC alih-alih tim Portugal.


Martunis memakai kaos timnas Portugal karena ia memang mengidolai tim nasional Portugal. Sama seperti sejumlah teman Kampus saya yang mengidolai klub-klub dari Eropa dan memakai kostumnya. Sama juga dengan orang Sekret IPPEMINDRA yang mengidolai Barcelona, Real Madrid dan AC MILAN (paling banyak fans)



Sebenarnya apa yang terjadi sehingga tim itu-itu bisa diidolai orang-orang yang berjarak ribuan kilometer dari stadion mereka? Mari sejenak menilik ke belakang. Kalau dulu timnas Italia di era Mussolini adalah cuma milik rakyat Italia, maka sekarang Pemuda meureu pun berhak ikut tertawa saat Timnas Italia menang dan bersedih kalau Timnas Italia kalah. Pemuda Meureu itu tak perlu pernah singgah di San Siro, atau memiliki ikatan lainnya dengan kota-kota itu, mereka hanya perlu menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di televisi untuk menggilai sebuah tim. Dapat disebut bahwa distribusi emosi dalam sepakbola saat ini batasnya tak lagi jelas. Dimanapun berada, betapa jauhpun dari muasal tim idolanya, setiap anak manusia bisa mengikatkan emosinya pada tim-tim itu, yang lalu dimanifestasikan dengan dukungan dan pembelaan.  
Secara demikian, bisakah disebut bahwa sepakbola telah membawa sebuah identitas baru? Bayangkan jika Martunis dilahirkan di jaman sebelum ada siaran langsung sepakbola, identitas yang mungkin melekat padanya adalah: orang Indonesia, orang Aceh (secara primordial), orang Banda Aceh (secara geografis), orang Islam (secara keagamaan), anak SD (secara strata pendidikan), dan lain lain. Namun karena ia dilahirkan di sebuah era dimana siaran langsung Liga Inggris dapat dinikmati secara gratis setiap akhir pekan, maka ia bisa memiliki identitas lain yang sifatnya tidak melekat sejak lahir, yaitu sebagai suporter Manchester United. Identitas itu terutama menjadi jelas, misalnya saat ia membela tim tertentu dari serangan verbal kawan-kawannya, saat memakai kostum tim itu dengan rasa bangga, atau saat rela tidak tidur/bangun tengah malam demi menonton pertandingan tim tersebut dan tidak melakukannya untuk tim lain.
Lalu bagaimana sepakbola bisa melahirkan identitas baru? Saya ingat sebuah kalimat berikut, popularitas dapat dicapai dengan dua jalan, prestasi atau sensasi. Sepakbola memiliki keduanya. Sepakbola adalah dunia prestatif. Seseorang akan dibilang sukses sebagai pesepakbola jika ia berprestasi. Fernando Torres mendapat hadiah Sepatu Emas Euro 2012 karena prestasinya membuat tiga gol dalam 5 pertandingan. Messi, Ronaldo, dihargai karena prestasinya sebagai pencetak gol terbanyak di liga Spanyol. Di sisi lain, sepakbola juga bisa lebih sensasional dari Dewi Perssik, digabung sama Jupe Perez sekalipun. Sepakbola selalu diiringi kontroversi. Misalnya saat Maradona mencetak gol menggunakan tangan di Piala Dunia ’86 yang disahkan wasit dan menyingkirkan Inggris dari turnamen. Atau tentang Andeas Escobar yang dibunuh penjudi yang kalah taruhan akibat gol bunuh dirinya di Piala Dunia ’94 menggagalkan kemenangan Kolombia sekaligus si penjudi itu. Semua hal tersebut menyebabkan sepakbola menjadi headline. Kenapa? Karena media suka sensasi. Makin kontroversial, makin membuat penonton atau pembacanya terlibat secara emosional, maka makin besarlah potensi keuntungan secara finansial yang bisa diraup. Simbiosis mutualisme? Mungkin.
(Zia Muntazar)

Posted By UnknownRabu, April 24, 2013

Sabtu, 17 November 2012

Komik Ngampus : mahasiswa banget

Filled under: ,

Selamat datang di blog Ane Gan ...


kalo ada yang belum tau, ini mahasiswa gan,


kalo yang ini mahasiswi gan :D

mahasiswa, anak anak bangsa yang sedang bergelut dalam buku, cinta dan pesta. banyak suka duka yang dialami tapi mau apapun itu tantangannya yang penting ngampus gan karena kita MAHASISWA !!









**tunggu updatenya gan**



Posted By UnknownSabtu, November 17, 2012

Senin, 29 Oktober 2012

7 Modus Jaring Upeti ala Politikus

Filled under: ,,

Salam Anti Korupsi!




Bro n Sist, korupsi telah menjadi virus kronis yang menimpa bangsa kita, mulai dari awal pendiriannya sampai dengan saat ini. bahkan indonesia menempati posisi no 3 negara terkorup di dunia setelah China dan India (kalo gak salah . . )

tidak hanya itu, lahan lain yang sangat menggiurkan adalah modus permintaan upeti (suap) untuk kepentingan kepentingan yang sama sekali tidak ada unsur pembaharuan ekonomi kerakyatan

oaallaah, 
less talk, write more


here is it . . . dilansir dari Tempo

Isu upeti bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat disuarakan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan pekan lalu. Tudingan itu bukan isapan jempol. Sejumlah sumber Tempo membeberkan trik politikus Senayan berikut beberapa kasus yang menjerat mereka.

1. Dalih memperlancar rapat dengar pendapat
Seorang pejabat mengungkapkan, saat rapat dengar pendapat di DPR, perusahaan BUMN minimal menyediakan Rp 1,5 miliar. Fulus ini bisa meningkat puluhan miliar rupiah bila ingin rapat berjalan lancar.

2. Meminta jatah jabatan
Partai politik melalui anggotanya di Senayan ditengarai sering bergerilya untuk mendudukkan orangnya sebagai anggota direksi atau komisaris pada sejumlah badan usaha milik negara.





3. Meminta jatah keuntungan
Politikus di Senayan diduga biasa meminta margin (bagian keuntungan) kepada BUMN. Margin tersebut umumnya diambil dari penjualan barang yang mendapat subsidi.

4. Jatah kuota haji
Sejumlah politikus Senayan diduga lazim meminta kuota haji yang tidak terserap. Biasanya, jatah yang diambil adalah milik anggota jemaah yang batal berangkat, yang seharusnya diberikan kepada jemaah daftar tunggu.

5. Uang pelayanan
Uang pelayanan atau saku diberikan saat pembahasan anggaran berlangsung di hotel. Besarnya uang saku bagi politikus ini tergantung jumlah hari menginap dan fasilitas penunjang, seperti main golf.

6. Alasan sebagai uang jasa
Politikus Senayan merasa perlu mendapat uang jasa atas pembahasan suatu anggaran. Contohnya, pembahasan dana percepatan infrastruktur daerah, yang menjerat anggota Badan Anggaran, Wa Ode Nurhayati. Ia divonis 6 tahun penjara karena menerima fee Rp 6,25 miliar.

Poilitikus Senayan juga cakap dalam mengatur proyek. Contohnya, kasus suap proyek pengadaan Al-Quran yang melibatkan anggota Badan Anggaran, Zulkarnaen Djabar. Ia disangka menerima suap Rp 4 miliar.

7. Uang terima kasih
Uang terima kasih pernah diterima politikus Senayan dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S. Goeltom pada 2004. Perkara suap cek pelawat ini menjerat 29 anggota DPR.

Menanggapi pernyataan Dahlan, Ketua Komisi Badan Usaha Milik Negara Airlangga Hartanto menegaskan tidak ada pelicin kepada anggota DPR. Ketua DPR Marzuki Alie mengaku tersinggung oleh pernyataan Dahlan. "Kalau menyebut oknum tidak apa-apa, tetapi ini kan disebutnya anggota," ujarnya.






Posted By UnknownSenin, Oktober 29, 2012

Tipologi 09 Sosiologi USK saat Ujian

Filled under: ,,

Hello Guys
09 Sosiology Unsyiah

Ready To Party!




Allright
Ini postingan pertama BW tentang Kondisi tipologii dari biota biota penghuni Letting 09 jurusan sosiologi Unsyiah kala menghadapi Ujian FInal dari Prof Bahrein Sugihen atau Dr, Saleh Sjefei. ehemmm...

setelah hampir sekian tahun sama kalian guys/girl, BW berhasil membagi jenis jenis perilaku 09`ners waktu final menghadang :D berdasarkan tipologi  serta di bumbui teori ke lebay-an yang ada di indonesia, esseeehhh

oke
less talk, write more


Allright, ini dia Tipe pertama

Si Pasrah


Sesaat sebelum ujian, dia duduk sambil bolak balik buku bahan ujian, tapi cuma diliat sekilas tanpa dibaca. Mukanya lempeng. Sedikit-sedikit liat jam, kayak gak sabar pengen ujian dimulai. Pas ditanya udah belajar apa belom, jawabannya gak jelas, apakah dia udah belajar apa belom. Pas soal dibagiin, dia bolak balik kertas soalnya, terus menghela napas.
Gak lama setelah waktu ujian dimulai, tiba-tiba dia udah berdiri, jalan ke pengawas, dan ngumpulin ujiannya. Semua orang di ruangan pun kaget, ada yang udah ngumpulin padahal baru sebentar. Dia pun keluar dari ruangan dan menghilang entah kemana.
Pas kamu selesai dan ngumpulin jawaban, kamu pun penasaran. Kamu ngintip-ngintip sedikit kertas jawabannya dia. Ternyata yang dia tulis cuma nama, nomer ujian, dan soal ujiannya.
Tipe pertama jatuh kepada Bro Harlaidi dan Bro Ridho Nst..


bro ridho Nst

guys, no one can beat `em....
Tipe keduaXX
Si Kompetitif
Kalo yang ini biasanya tipe-tipe yang masa depannya cerah nih. Biasanya sih. Gak mesti juga. Si kompetitif sebulan sebelom ujian udah mulai nyicil-nyicil belajar. Terus kalo ada tugas, biasanya dia yang nyerahin paling awal, dan makalahnya paling tebel sendiri. Kalo orang lain nanya batas minimalnya berapa dan ngumpulin tugasnya yang penting memenuhi batas tersebut, si kompetitif ini bakal nanya apakah ada batas maksimal, karena dia bakal mengerahkan semua kemampuannya untuk semua tugas yang ada. :D
Hmmm....
Tipologi ini hanya mampu di kuasai oleh Bro Kukuh AG, hheheheh



Si Siap
Dia datang 15 menit sebelum ujian dimulai. Berbeda dengan muka temen-temennya yang teler abis begadang, dia terlihat percaya diri, mantap, dan penuh energi. Ketika orang-orang sibuk membolak-balik halaman buku/catatan/fotokopian di menit-menit terakhir dengan harapan ada yang nyangkut, dia duduk tenang sambil dengerin musik, atau membaca sebuah kertas rangkuman. Ketika orang-orang ribut bikin tanya jawab sendiri, dia hanya diam sambil menyimak. Orang sebelahnya pun bertanya “Bro, udah belajar banget ya ? Udah siap banget kayaknya”, lalu dia menjawab dengan asiknya “Yah.. mudah-mudahan bisa deh nanti.” Semua orang pun berdecak kagum. WOW
Tapi kalo mata kamu jeli, kamu bisa lihat dia udah siap dengan segala contekan yang disembunyikan dengan cermat.
Allright
Tipologi paling dominan
And Penghargaan ini jatuh kepada Bro Syahrial, Bro Rahmat Fuadi, Bro Miji, Sist Desi, Ane :D



Si Jenius 
Seminggu sebelom ujian, dia masih cabut bareng kamu. 2 hari sebelom ujian, yang ceritanya mau belajar bareng, dia masih main PS bareng di rumah kamu sampe malem. 1 hari sebelom ujian, kamu, dia dan temen-temen lainnya pada jumpalitan kesana kemari berusaha masukin semua bahan ujian ke kepala. Satu jam sebelom ujian, kalian semua terbangun, kaget gara-gara ada alarm yang bunyi, dan pada buru-buru berangkat setelah tidur seadanya, tanpa mandi. 5 menit sebelom ujian, kalian nangis bareng. Di dalem ruangan ujian, dia sama aja kayak kamu, garuk-garuk kepala. Panik. Keluar ruangan ujian, dia bilang “Aduh gila susah banget. Gak bisa gue tadi. Mampus nih mampus.” Kamu pun setuju.
Tapi pas hasil ujian keluar, nilai kamu jeblok, nilai dia tertinggi seangkatan. 
Worlds Know, and Sist Widya, and Sist Suci fajarni :)



congrats!!
Si Idealis
Datang 5 menit sebelum ujian dilaksanakan, dia langsung duduk, merem barang 5-7,4 menit buat berdoa. khusyuuuu banget, sampe kamu pikir dia ketiduran di kelas, kamu yang baik hati berniat ngebangunin dia, tapi sontak dia bangun mengepalkan tangan ke udara, sambil berseru " AKU PASTI BISA !!"
Tipe ini menjauhkan diri dari segala macam jenis Contekan, Dicontek atau pun Nyontek. baginya kehidupan ini hanya sementara, fana belaka, harus diisi dengan ilmu yang bermanfaat dan selalu berbakti pada agama nusa dan bangsa...

Thats it
Bro Ibnu Phonna Nurdin :)








Thanks Guys!!
waitn for ur comments !!

Posted By UnknownSenin, Oktober 29, 2012

Rabu, 06 Juni 2012

Sejarah Etnis Aceh

Filled under:



" Bismillahirrahmanirrahi...
 saleum seumapa rakan ban mandum,
 Banyak sekali versi dan ragam pendapat soal sejarah ke etnis-an Aceh. di postingan ini, ada beberapa yang saya kutip dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi saya dan bagi rakan juga pastinya "





Pada waktu masih sebagai sebuah kerajaan, yang dimaksud dengan Aceh adalah wilayah yang sekarang dikenal dengan nama Aceh Besar, yang di dalam istilah Aceh disebut Aceh Rayeuk, yaitu salah satu kabupaten atau daerah tingkat II di Nanggroe Aceh Darussalam. Semasa masih sebagai kerajaan, Aceh Rayeuk (Aceh Besar) merupakan inti Kerajaan Aceh (Aceh proper) dan telah menyebarkan sebagian penduduknya ke daerah-daerah lain di sekitarnya (daerah takluk) yang oleh Belanda dinamakan Onderhorigheden. Sebutan Aceh juga digunakan oleh orang-orang di daerah takluk di luar Aceh Rayeuk (Aceh Besar) dalam wilayah Kerajaan Aceh untuk menyebut nama ibukota kerajaan yang sekarang bernama Banda Aceh. Mereka yang mendiami pesisir Timur seperti Pidie, Aceh Utara hingga Aceh Timur, dan Pesisir Barat dan Selatan, jika mau ke ibukota kerajaan (Banda Aceh) mengatakan mau pergi ke Aceh. Sebutan ini masih ada yang menggunakannya sampai sekarang.

Selain sebagai nama daerah, Aceh juga merupakan nama salah satu suku bangsa atau etnis sebagai penduduk asli yang mendiami Provinsi Nanggroe Aceh Darusssalam. Di Provinsi Nanggroe Aceh Drussalam sekarang terdapat 20 daerah tingkat II yang didiami oleh delapan kelompok etnis, yaitu etnis Aceh, Gayo, Alas, Tamiang, Aneuk Jamee, Kluet, Simeulue, dan Singkil. Semua etnis ini adalah penduduk asli yang dalam istilah Belanda disebut inlander (penduduk pribumi).
Hingga saat ini belum ada satu kepastian konkret mengenai asal muasal dan kapan istilah Aceh mulai digunakan karena data yang dapat memberi kesimpulan tentang asal muasal etnis Aceh tersebut tidak ditemukan. Infromasi atau sumber yang berasal dari orang Aceh sendiri tentang hal ini masih berupa kisah-kisah popular yang disampaikan secara turun-temurun (berupa tradisi lisan) yang sulit untuk dipertanggungjawabkan kebenarannya. Para pendatang luar (orang-orang asing) yang pernah mengunjungi Aceh sewaktu masih sebagai sebuah kerajaan menyebutkan dengan nama beragam. Orang Portugis misalnya menyebut dengan nama Achen dan Achem, orang Inggris menyebut Achin, orang Perancis menamakan Achen dan Acheh, orang Arab menyebut Asyi, sementara orang Belanda menamakan Atchindan Acheh. Orang Aceh sendiri menyebut dirinya dengan nama Ureung Aceh (orang Aceh). Memang terdapat beberapa sumber yang menginformasikan tentang asal muasal nama Aceh dan etnis Aceh, namun sumber-sumber tersebut bersifat mistis atau dongeng, meskipun ada juga yang dikutip oleh para penulis asing seperti penulis-penulis Belanda.
K.F.H Van Langen dalam salah satu karyanya tentang Aceh berjudul De Inrichting Van het Atjehsche Staatbestuur Onder het Sultanaat (Susunan Pemerintah Aceh Semasa Kesultanan) yang dimuat dalam BKI 37 (1888) serta juga yang dikutip dari Laporan Gubernur Aceh dan Daerah Takluknya yang diterima sebagai Lampiran Surat Sekretaris Pemerintahan Umum tertanggal 30 Juni 1887 No. 956 dimuat dalam majalah TBG (1889) dengan judul Lets Omtrent de Oosprong Van Het Atjesche Volk en den Toestand Onder het Voormalig Sultanaat in Atjeh (Serba-serbi Tentang Asal-Usul Bangsa Aceh dan Keadaan Pada Masa Pemerintahan Kesultanaan di Aceh). Disebutkan bahwa menurut cerita-cerita rakyat, penduduk asli Aceh disebut ureueng manteue yang didominasi oleh orang-orang Batak dan juga etnis Gayo. Mereka termasuk dalam keluarga besar Melayu yang asal-usulnya juga belum diketahui secara pasti. Untuk menguatkan pendapat ini, dijelaskan bahwa di dalam adat Batak dan Gayo masih terdapat unsur-unsur dan kata-kata yang juga dijumpai dalam bahasa Aceh, meskipun dengan ucapan yang telah berubah di samping unsur-unsur formatif bahasa Batak dan Gayo.
Ada pula yang memperkirakan bahwa etnis Aceh sebagian besar berasal dari Campa, seperti yang diutarakan oleh C. Snouck Hurgronje, Judul pranala dalam karyanya The Atjehers (orang-orang Aceh). Hal ini dapat dilihat dari segi bahasa. Bahasa Aceh menunjukkan banyak persamaan dengan bahasa yang digunakan oleh bangsa Mon Khmer, penduduk asli Kamboja, baik dari segi tata bahasa maupun dalam peristilahannya.
Seorang ulama Aceh terkenal pada abad XIX , yaitu Teungku Kutakarang yang popular dengan sebutan Teungku Chik Kutarakarang (meninggal 1895) dalam karyanya Tadhkirat al Radikin menyebutkan bahwa orang Aceh terdiri atas tiga pencampuran darah yaitu Arab, Persi, dan Turki. Teungku Chik Kutakarang tidak menyebutkan adanya pencampuran dengan suku-suku bangsa lain seperti India dan lainnya. Pendapat yang lebih masuk akal dikemukakan oleh Julius Jacob, seorang sarjana Belanda dalam karyanya Het Familie en Kampongleven Op Groot Atjeh (1894) (Kehidupan Kampung dan Keluarga di Aceh Besar). Di sini Jakob mengatakan bahwa orang Aceh adalah suatu anthropologis mixtum, suatu percampuran darah yang berasal dari pelbagai suku bangsa pendatang. Ada yang berasal dari Semenanjung Melayu, Melayu-Minangkabau, Batak, Nias, India, Arab, Habsyi, Bugis, Jawa, dan sebagainya. Dapat disebutkan pula bahwa sultan-sultan terakhir yang memerintah di Kerajaan Aceh secara berturut-turut semenjak Sultan Alaidin Ahmadsyah (1727) sampai dengan Sultan Alaidin Mahmudsyah (1870-1874) dan yang terakhir Sultan Muhammad Daudsyah (1874-1903) adalah berasal dari Bugis.
Sebuah riwayat menyebutkan bahwa berdasarkan asal-usulnya, etnis Aceh dibagi ke dalam empat kawom (kaum) atau sukee (suku). Pembagian ini mulai dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Alaaidin Al-Kahar (1530-1552).
Keempat kawom atau sukee tersebut, yaitu :
  • Kawom atau sukee lhee reutoh (kaum atau suku tiga ratus). Mereka berasal dari orang-orang Mante-Batak sebagai penduduk asli.
  • Kawom atau sukee imuem peut (kaum atau suku imam empat). Mereka berasal dari orang-orang Hindu atau India sebagai pendatang.
  • Kawom atau sukee tol Batee (kaum atau suku yang mencukupi batu). Mereka bersal dari berbagai etnis, pendatang dari baerbagai tempat.
  • Kawom atau sukee Ja Sandang (kaum atau suku penyandang). Mereka adalah para imigran Hindu yang telah memeluk agama Islam.
Pada awalnya, akibat asal-usul yang berbeda, keempat kawom ini seringkali terlibat dalam konflik internal. Kawom-kawom ini sampai sekarang masih merupakan dasar masyarakat Aceh dan solidaritas sesame kawom cukup tinggi. Mereka loyal kepada pimpinannya. Semua keputusan atau tindakan yang akan diambil selalu melibatkan pimpinan dan orang-orang yang dituakan dalam kawom-kawom tersebut.
Sesungguhnya etnis Aceh sebagai suatu identitas politik dan budaya mulai terbentuk semenjak awal abad XVI. Hal ini ditandai dengan terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam yang didirikan oleh Sultan Ali Mughayatsyah (lebih kurang 1514). Pembentukan ini diawali dengan adanya dinamika internal dalam masyarakat Aceh, yaitu terjadinya penggabungan beberapa kerajaan kecil yang ada di Aceh Rayeuk yang dilanjutkan dengan penyatuan Kerajaan Pidie, Pasai, Perlak, dan Daya ke dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Selanjutnya, pertumbuhan dan pengembangan kerajaan ini ditentukan pula oleh faktor eksternal karena eksodusnya pada pedagang muslim dari Malaka ke ibukota Kerajaan Aceh, setelah ditaklukkannya Malaka oleh Portugis pada tahun 1511, dan juga berubahnya rute perdagangan para pedagang muslim dari jalur Selat Malaka ke Jalur Pantai Barat Sumatera. Keadaan ini menyebabkan ibukota Kerajaan Aceh (Banda Aceh) menjadi berkembang dan penduduknya menjadi lebih kosmopolitan.


Posted By UnknownRabu, Juni 06, 2012

Jumat, 01 Juni 2012

Design Blazer untuk Jurusan Sosiologi 2009 FISIP UNSYIAH

Filled under:

Bismillahirrahmanirrahim...

kawan kawan segenap Mahasiswa 09 sosiologi Unsyiah,,

sehubungan dengan tindak lanjut hasil rapat tentang penggunaan atribut almamater 2009
saya lampirkan design gambar Blazernya dulu..

untuk soal pembayaran dan uang-piutang, hubungi Bankir kelas kita
( Ny. Widia ),
dan untuk segala urusan menyangkut paut hal hal di luar keuangan, bisa menghubungi saudari  Ijah

sementara ini, kita sedang menunggu update berita soal jenis bahan dari pak  Sulistiono


Blazer untuk Pria (Male)



 Blazer untuk Wanita (Female)


Logo yang di gunakan


Redaksi







silahkan meniggalkan jejak di kotak komentar :)


Posted By UnknownJumat, Juni 01, 2012

Jumat, 18 November 2011

Sejarah Penaklukan Konstantinopel

Filled under:


Bismillahirahmanirrahim. .  .

kawan kawan sekalian, luar biasa sekali bahwa Penaklukan kota Konstantinopel ini sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh Rasulullah. 
Beliau pernah ditanya oleh salah seorang sahabatnya : ‘Yang manakah diantara dua kota yang akan ditaklukkan terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma?” Kemudian Rasulullah menjawab: “Kota Heraklius akan ditaklukkan terlebih dahulu, yakni Konstantinopel.”
Ilustrasi, karena dulu kamera gak ada...


Inilah Kronologisnya :

627 M:
Rasulullah SAW melayangkan surat dakwah pada kaisar Romawi, Heraklius.
629 M:
Terjadi perang Mu’tah yang dilatarbelakangi pembunuhan da’i-da’I Islam oleh orang-orang Ghasasanah (negara satelit Romawi). Dalam perang ini Romawi mengirim bantuan 100.000 orang pasukan dan dibantu oleh sekutunya orang-orang Qadha’ah sebanyak 100.000 orang, sehingga total pasukan berjumlah 200.000 orang, sedangkan jumlah pasukan kaum muslimin adalah 3.000 orang. Pertempuran dalam perang ini berlangsung imbang selama 7 hari. Pasukan muslim yang dipimpin Khalid bin Walid kemudian mundur teratur, langkah ini dipuji Rasulullah SAW.
630 M:
Terjadi perang Tabuk, karena terdengar kabar bahwa Romawi telah memobilisasi pasukannya untuk menyerang Madinah. Jumlah pasukan kaum muslimin saat itu antara 30.000 sampai 50.000 orang, mereka keluar dari Madinah menuju Tabuk yang berjarak 600 KM dari Madinah. Namun ketika pasukan sampai di Tabuk, pasukan Romawi telah mundur.
648 M:
Pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan, atas usulan Mu’awwiyah kaum muslimin membangun armada angkatan laut sebanyak 1600 kapal. Hal ini dibutuhkan untuk pengamanan wilayah Afrika Utara yang telah dikuasai kaum muslimin, dan juga dibutuhkan untuk penaklukan Romawi. Karena tidak seperti Persia yang terkonsentrasi dalam suatu wilayah daratan, Romawi wilayahnya terletak di tiga benua yang dibatasi oleh Laut Tengah dan ibukotanya, Konstantinopel, terletak di selat yang mengantarai Laut Tengah dengan Laut Mati. Dari manapun arahnya, penyerangan ke arah Konstantinopel lewat Asia atau Afrika harus melewati laut. Oleh karena itu selain diperlukan angkatan darat yang kuat, angkatan laut akan sangat menentukan.
650 M:
Armada Islam yang dipimpin Abdullah bin Abu Sarah bertemu Armada Romawi di Mount Phoenix yang dipimpin Kaisar Konstantin II. Armada Romawi hancur lebur, konon 20.000 orang pasukannya tewas. Pertempuran ini sangat menentukan. Selangkah lgi kaum muslimin akan menghampiri ibukota Romawi. Namun sayang, kemelut yang terjadi di Madinah akibat timbulnya fitnah terhadap Khalifah Utsman bin Affan membuat Mu’awiyah lebih tertarik mengurus persoalan dalam negeri.
668 M:
Pada masa kekhalifahan Mu’awiyah, kaum muslimin menyerang Romawi dengan menggunakan dua jalur, laut dan darat. Dari laut armada Islam dikerahkan ke Hellespont menuju Laut marmara sampai ke Selat Bosporus. Dari darat, mereka menerobos Asia kecil menuju kota Chalcedon yang berada di selat Bosporus. Pasukan darat kemudian dijemput armada laut dan diseberangkan ke pantai kota benteng Konstantinopel. Namun sayang, kekuatan benteng Konstantinopel diluar perhitungan Muawiyah. Benteng itu sukar ditembus. Kesulitan lebih besar lagi ketika pasukan Romawi menggunakan senjata terbarunya yang disebut Greek Fire atau Wet Fire. Senjata ini berupa bola-bola berisi cairan naftha yang dilontarkan dan pecah sehingga bertebaran di permukaan laut. Kemudian dari atas benteng pasukan Romawi menembakkan panah api ke laut, sehingga laut pun terbakar. Pasukan muslim hancur dalam penyerbuan ini. Salah seorang sahabat yang rumahnya pertama kali dikunjungi Rasulullah ketika hijrah, Abu Ayyub Al-Anshary, syahid dan dikubur di balik dinding Konstantinopel yang kokoh itu. Berikutnya kaum muslimin menghindari pengepungan langsung terhadap ibu kota Romawi, pertempuran-pertempuran darat selanjutnya selama berabad-abad diarahkan untuk menyempitkan wilayah Romawi.
717 M:
Maslamah bin Abdul Malik meninggal pada saat melakukan pengepungan Konstantinpel. Peristiwa ini terjadi pada masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik (Bani Umayyah).
717 – 719 M:
Ini adalah masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pada masanya pengepungan Konstantinopel terhenti, pasukan Islam ditarik mundur.
1389 M:
Sultan Murad I bin Urkhan menyerang semenanjung Balkan. Menaklukan Adrianapole dan menjadikannya sebagai ibukota . Dia memperluas wilayah dan menguasai Shopia ibukota Bulgaria dan salanika ibukota Yunani. Juga mengalahkan Serbia.

1396 M:

Atas dorongan Paus, orang-orang Eropa bergerak ke Konstantinopel untuk menyerang Beyzid I bin Murad yang sedang melakukan pengepungan Konstantinopel. Namun pasukan besar tersebut dapat dikalahkan oleh Beyzid. Tapi Timurlank dengan pasukan Tartarnya menyerbu tempat ini. Mereka memasuki Ankara dan menghancurkan sejumlah besar pasukan Utsmaniyah. Lalu menahan Sultan Beyzid yang kemudian meninggal dalam tahannannya. Timurlank mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Anatolia kepada pemiliknya. Pemerintahan-pemerintahan Eropa ini lalu memisahkan diri seperti Bulgaria, Serbia, dan valacie.

1420 – 1451 M:

Ini adalah masa pemerintahan Murad II bin Muhammad, ia mengepung Konstantinopel dan mengembalikan seluruh pemerintahan yang memisahkan diri ke dalam perlindungan pemerintahannya. Juga berusaha mengembalikan pemerintahan-pemerintahan Eropa (Bulgaria, Serbia, dan valachie) serta menguasai Albania.
1452 M:
Sultan Muhammad II memerintahkan pasukannya mendirikan benteng di pantai selat Bosporus. Benteng itu dikerjakan selama 3 bulan, lalu mereka bertahan mengepung Konstantinopel.
1453 M:
Pada suatu malam armada Turki Utsmani menyusur selat Bosporus menuju Konstantinopel. Sebanyak 70 buah kapal terpaksa diseret ke darat sejauh 5 km untuk kemudian dilayarkan lagi di laut. Romawi memang memasang rantai-rantai besar yang menghalangi perjalanan laut. Pada malam itu meriam-meriam Turki menyalak dengan dahsyatnya. Seiring kegoncangan dalam benteng, masuklah tentara Islam menyerbu. Pertempuran pecah di laut dan juga di benteng. Pagi subuh, 29 Mei 1453 M jatuhlah Konstantinopel ke tangan kaum muslimin. Pekik takbir menggema dimana-mana. Terealisir sudah janji Rasulullah SAW, melalui perjalanan panjang perjuangan kaum muslimin.

Posted By UnknownJumat, November 18, 2011

All About Marx

Filled under:


(Peace gan...)


  • Menurut Marx kehidupan modrn dapat dirujuk kesumber materialnya yang riil (misalnya, struktur kapitalisme)
  • Marx benar-benar meletakan dialektikanya dalam landasan material.
  • Dengan gagasannya Marx menciptakan filsafatnya sendiri yaitu filsafat materialisme dialektika, yang menekankan pada hubungan dialektika dengan kehidupan material.
  • teori nilai tenaga kerja ; dalam teori ini menegaskan bahwa keuntungan tenga kerja kurang dari yang selayaknya mereka terima, karena mereka menerima upah kurang dari nilai barang yang sebenarnya mereka hasilkan dalam suatu priode bekerja.
  • Nilai surplus : sistem kapitalis tumbuh melalui tingkatan eksploitasi terhadap tenaga kerja yang terus menerus meningkat (dan karena itu jumlah nilai surplus pun terus meningkat) dan dengan menginvestasikan keuntungan untuk mengembangkan sistem.
  • Marx lebih dekat sebagai ekonom ketimbang sosiolog.
  • Yang diperhatikan yakni penindasan sistem kapitalis yang dilahirkan oleh revolusi industri.
  • Perhatian Marx tertuju pada perubahan bersifat revolusi yang sangat bertentangan dengan tokoh-tokoh konservatif yang menginginkan reformasi dan perubahan secara tertib.
  • Perbedaan keduanya yang menonjol mengenai landasan filosofis antara sosiologi Marxian dan sosiologi konservatif,
  • konservatif sangat dipengaruhi oleh gagasan Immanuel Kant. Merka berfikir linier , menurut hukum sebab akibat.
  • Antara lain dapat membiasakan kita membayangkan pengaruh timbal balik terus menerus dari kekuatan sosial.
  • Pemikir dialektika akan mampu mengkonseptualisasikan ulang contoh-contoh yang dikemukakan diatas sebagai keadaan saling mempengaruhi secara terus menerus antara gagasan dan politik.
  • Secara garis besar Marx menawarkan sebuah teori tentang masyarakat kapitalis berdasarkan citranya mengenai sifat dasar manusia
  • Pada dasarnya manusia produktif,atrinya untuk mempertahankan hidup manusia menghasilakn makanan, pakaian, peralatan dll.


stay tune gan...

Posted By UnknownJumat, November 18, 2011

Pemikiran dan Karya Emile Durkheim

Filled under:



Gagasan yang secara fundamental mempengaruhi pemikiran Durkheim, yaitu positivisme Auguste Comte. Selain itu, pandangan Durkheim mengenai masyarakat juga dipengaruhi oleh realisme sosial. Meskipun tidak secara terang-terangan, Durkheim mengadopsi perspektif realis untuk menunjukkan realitas sosial di luar individu.

Dalam beberapa karyanya Durkheim banyak menyebut apa itu sosiologi dan bagaimana mestinya sosiologi dipraktiskan. Perhatian utamanya adalah mengembangkan sosiologi sebagai sebuah ilmu. Menurut Durkheim, sosiologi harus mempunyai objek kajian dan mempunyai metodologi sendiri.



Fakta sosial merupakan gagasan penting Durkheim dalam keilmuan sosiologi. Menurutnya, sosiologi adalah ilmu tentang fakta sosial. Di mana fakta sosial adalah struktur sosial, nilai-nilai sosial, dan norma kebudayaan yang bersifat memaksa pada individu. Bagi Durkheim fakta sosial adalah sesuatu yang sui generis, yang lebih besar dan lebih obyektif dibanding tindakan individu di dalam masyarakat. Fakta sosial tersebut bersifat koersif yang dapat mengontrol perilaku individu.

Sepanjang karir intelektualnya Emile Durkheim telah banyak menghasilkan karya dengan tema yang berbeda-beda. Beberapa karya utama Durkheim antara lain: The Division of Labor in Society (1893), Rules of the Sociological Method (1895), Suicide (1897), dan The Elementary Forms of Religious Life (1912).





ALL ABOUT Bang DURKHEIMM>>>


  • secara politik Durkheim seorang liberal tapi secara intelektual ia tergolong konservatif
  • Sebagian besar karyanya banyak mengarah pada tertib sosial.
  • Menurutnya kekacauan sosial bukan keniscayaan dunia modern dan dapat dikurangi melalui reformasi sosial.
  • Dalam The Rule Of Sociological  (1895/1982) menurut durkheim sosioilogi mempelajari apa yang disebutnya sebagai fakta-fakta sosial.
  • Ia membayangkan fakta sosial sebagai kekuatan (forces) dan struktur yang bersifat eksternal dan memaksa individu.
  • Studi tentang kekuatan dan struktur ini misalnya hukum yang melembaga dan keyakinan moral bersama dan pengaruhnya terhadap individu.
  • Dalam bukunya suicide (1897-1951) durkheim berpendapat bahwa bila ia dapat menghubungkan perilaku individu seperti bunuh diri seperti bunuh diri itu dengan sebab-sebab sosial (fakta sosial)
  • Durkheim berargumen bahwa sifat dan perubahan fakta sosiallah yang menyebabkan prbedaan rata-rata bunuh diri.
  • Contohnya perang, depresi ekonomi dapat menciptakan perasaan depresi kolektif dapat meningkatkan angka bunuh diri.
  • durkheim membedakan fakta sosial kedalam dua tipe yaitu fakta material dan fakta non material.
  • contoh fakta sosial material birokrasi,hukum.
  • Faktor non material misalkan kultur, institusi sosial.
  • Ia menyimpulkan bahwa masyarakat primitif dipersatukan oleh fakta sosial nonmaterial, khususnya oleh ikatan moralitas bersama atau kesadaran kolektif.
  • Dalam masyrakat modern ikatan dibangun melalui pembagian kerja yang ruwet, yang mengikat orang satu dengan lainnya dalam hubungan saling tergantung.
  • Pembagian kerja pada masyarakat modern menimbukan beberapa patologis.
  • Durkheim memusatkan perhatian pada fakta sosial nonmaterial yakni agama.
  • temuannya bahwa sumber agama adalah masyrakat itu sendiri.
  • Masyarakat yang menetukan bahwa sesuatu itu sakral dan lainnya bersifat profan. Khususnya totemisme.
  • Durkheim menyimpulkan masyrakat dan agama adalah sama.
  • Agama adalah cara masyarakat memperlihatkan dirinya sendiri dalam bentuk fakta sosial nonmaterial.
  • Durkheim seorang reformis yang mencari cara untuk mencari cara untuk meningkatkan fungsi masyarakat.

Posted By UnknownJumat, November 18, 2011